Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali, Ini Pesan Jokowi

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:58 WIB
Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali, Ini Pesan Jokowi
Tangkapan layar Presiden Jokowi Konpers UU Cipta Kerja di Istana Negara via YouTube. [Sekretariat Presiden/YouTube]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaan terkait untuk mempersiapkan
penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2020 mendatang.

Kata Jokowi, Global Platform for Disaster Risk Reduction merupakan forum 2 tahunan yang dibentuk PBB United Nations Office for disaster risk reduction untuk mendiskusikan perkembangan dan tren terbaru dalam penanganan kebencanaan.

"Perlu kita persiapkan ini adalah forum 2 tahunan, forum 2 tahunan yang dibentuk oleh PBB United Nations Office for disaster risk reduction, untuk meninjau kemajuan berbagai pengetahuan, mendiskusikan perkembangan dan tren terbaru dalam penanganan kebencanaan," ujar Jokowi dalam ratas persiapan Penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) Tahun 2022 secara virtual dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (15/10/2020).

Kepala Negara menuturkan, forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang dihadiri 193 negara dengan kurang lebih 5.000 sampai 7.000 peserta adalah sebuah forum besar. Sehingga harus dipersiapkan dengan baik

"Saya kira kita sebagai tuan rumah juga banyak pengalaman dalam menjadi tuan rumah berbagai konvensi internasional dan sudah diputuskan bahwa Konvensi ini akan di selenggarakan di Bali Tahun 2022," ucap dia.

Tak hanya itu, Mantan Wali Kota Solo itu menekankan agar forum Global Platform for Disaster Risk Reduction dimanfaatkan untuk kepentingan nasional dan sekaligus penegasan peran Indonesia dalam pengurangan risiko bencana di dunia.

"Pentingnya kita memanfaatkan Konvensi berskala dunia ini untuk kepentingan nasional kita sekaligus penegasan peran Indonesia dalam pengurangan risiko bencana di dunia," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengingatkan kehadiran 193 negara di Indonesia harus dijadikan momentum untuk mempromosikan pariwisata.

"Tentu saja jangan sampai lupa bahwa kehadiran 190-an negara tadi dapat kita gunakan untuk momentum mempromosikan pariwisata Indonesia," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Oktober Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-11 Bakal Dibuka

Akhir Oktober Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-11 Bakal Dibuka

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:01 WIB

Diksi Cacat di UU Ciptaker Tuai Protes, Jokowi Didesak Terbitkan Perppu

Diksi Cacat di UU Ciptaker Tuai Protes, Jokowi Didesak Terbitkan Perppu

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:02 WIB

Tengku ke Jokowi: Belum Terima Naskah UU, Kok Anggap Massa Termakan Hoaks?

Tengku ke Jokowi: Belum Terima Naskah UU, Kok Anggap Massa Termakan Hoaks?

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:40 WIB

Marissa Bandingkan Pemerintahan Jokowi dengan VOC: Sama-sama Benci Ulama

Marissa Bandingkan Pemerintahan Jokowi dengan VOC: Sama-sama Benci Ulama

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:12 WIB

Program Kartu Prakerja Jokowi Diklaim Lebih Tepat Sasaran Dibanding BLT

Program Kartu Prakerja Jokowi Diklaim Lebih Tepat Sasaran Dibanding BLT

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 15:25 WIB

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:22 WIB

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:20 WIB

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:15 WIB

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 15:14 WIB

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 15:13 WIB

×