Tiga Tahun Menjabat, Anies Disebut Bawa Jakarta Bunuh Diri

Kamis, 15 Oktober 2020 | 19:15 WIB
Tiga Tahun Menjabat, Anies Disebut Bawa Jakarta Bunuh Diri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui massa demonstrasi yang menolak Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) malam. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memasuki tahun ketiganya memimpin ibu kota. Selama menjabat, Anies dianggap tidak membawa pengaruh baik.

Hal ini dikatakan oleh Pengamat Tata Kota Nirwono Joga dalam diskusi virtual bertajuk tiga tahun pemerintahan Anies Baswedan yang digelar Populi Center.

Nirwono bahkan menilai Anies membawa Jakarta dalam kondisi segera bunuh diri. Selama menjabat, Anies dianggap tak berhasil membenahi masalah mendasar di Jakarta seperti banjir dan kemacetan.

"Yang menjadi catatan saya, bahwa Jakarta secara umum tengah menuju ke bunuh diri ekologis. Kita biarkan banjir, kemacetan," ujar Nirwono, Kamis (15/10/2020).

Masa pemerintahan Anies semakin diperparah dengan terjadinya pandemi corona. Program prioritas untuk mengatasi macet dan banjir malah harus dipangkas untuk menanggulangi Covid-19.

Imbasnya, program penanganan masalah mendasar itu malah terhambat. Akhirnya di sisa masa jabatannya, pekerjaan rumah (PR) Anies semakin menumpuk.

"Kan pandemi mau tidak mau ini akan membuat Jakarta menuju ke bunuh diri. Entah bunuh diri ekologis, faktor kesehatan. Ini yang harus menjadi tanda tanya besar menuju ke senja Jakarta," tuturnya.

Ia juga meminta Anies berpikir realistis dengan kondisi sekarang ini. Berbagai janji kampanye yang sudah ia sampaikan ke pendukungnya harus mulai dicoret.

"Apakah pada akhirnya dengan 2 tahun terakhir tadi, seluruh janji kampanyenya akan dipenuhi? dan perlu apa tidak? Kalau program yang nggak penting-penting amat, ya mohon maaf dan waktu 2 tahun ke depan baiknya dicoret," kata Nirwono.

Baca Juga: Kadus di Payangan Gianyar Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Wasiat

Sekarang ini Anies memang harus fokus dalam penanganan Covid-19. Namun setelah pandemi berakhir, sudah terlihat masalah-masalah penting ibu kota seperti yang ada di kawasan padat penduduk.

"Karena di situ terkait bagaimana perbaikan kampung kumuh, bagaimana perbaikan sanitasi air bersih, perumahan yang sehat, kalau kita bicara soal menghentikan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI