Rizieq Siap Pimpin Revolusi, PA 212 Ungkap Perbedaan dengan Revolusi Jokowi

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 19 Oktober 2020 | 21:58 WIB
Rizieq Siap Pimpin Revolusi, PA 212 Ungkap Perbedaan dengan Revolusi Jokowi
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pentolan FPI Rizieq Shihab sama-sama menyerukan revolusi. Namun, Slamet mengaku heran seruan revolusi Rizieq justru ditanggapi heboh.

Slamet mengatakan, saat masa kampanye sebelum menjadi presiden, Jokowi pernah menyerukan jargon 'Revolusi Mental'.

Namun, ia merasa terheran-heran ketika ajakan revolusi yang digaungkan oleh Rizieq justru ditanggapi dengan ketakutan oleh sejumlah pihak.

"Pernyataan (Rizieq) ini memang membuat gentar dan menghebohkan, sampai Istana bergoyang-goyang dengan kalimat revolusi,” kata Slamet dalam perbincangan di kanal Front TV bertajuk ‘Kepulangan IB HRS ke Tanah Air’ seperti dikutip Suara.com, Senin (19/10/2020).

“Padahal kalimat revolusi sudah sering diucapkan, bahkan Pak Jokowi sendiri itu kan jargonnya revolusi mental, nah anehnya ketika yang mengumumkan orang lain jadi sesuatu yang menggetarkan. Padahal Pak Jokowi sendiri mengatakan revolusi mental," imbuhnya.

Slamet meminta kepada semua pihak untuk tenang saat mendengar kata seruan revolusi dari Rizieq.

Dari sisi bahasa, revolusi memiliki makna perubahan cepat. Slamet meminta publik melihat seruan Rizieq dari sisi lain.

Menurutnya, seruan revolusi dari Rizieq tersebut digaungkan untuk melawan ketidakadilan yang dilakukan pemerintah terhadap rakyat.

Meski demikian, Slamet memastikan revolusi tersebut akan dilakukan dengan damai.

baca juga

"Kita ingin bangsa dan negara ini ada sebuah perubahan secara menyeluruh dalam waktu yang singkat karena kezaliman di negeri ini itu sudah luar biasa yang menyengsarakan rakyat Indonesia," tutur Slamet.

Berbeda dengan 'Revolusi Mental' yang terdahulu digaungkan Jokowi, Slamet menyebut revolusi Rizieq lebih mengedepankan akhlak.

Ia menyindir jargon 'Revolusi Mental' Jokowi sarat dengan simbol-simbol kaum komunis.

"Kalau Jokowi punya semboyan revolusi mental yang dulu pernah digaungkan kaum komunis, maka hari ini Habib Rizieq akan menggaungkan revolusi akhlak yang diambil dari nilai islami," ungkapnya.

Slamet mengaku sejak seruan revolusi digaungkan oleh Rizieq, ada sejumlah pihak yang menyalahgunakan seruan tersebut sebagai tindakan makar.

Ia menuding pihak-pihak tersebut merupakan mereka yang tak ingin Rizieq kembali ke Indonesia.

"Mereka mengarahkan ke arah makar, padahal revolusi dan makar itu beda," tegas Slamet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Mahfud untuk Polisi soal Demo Besok: Jangan Bawa Peluru Tajam

Pesan Mahfud untuk Polisi soal Demo Besok: Jangan Bawa Peluru Tajam

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2020 | 20:19 WIB

Setahun Jokowi - Ma'ruf, KontraS: Pembela HAM Semakin Terancam

Setahun Jokowi - Ma'ruf, KontraS: Pembela HAM Semakin Terancam

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:48 WIB

Marak Penangkapan, KontraS: Menyusutnya Kebebasan Sipil, Kerja Nyata Jokowi

Marak Penangkapan, KontraS: Menyusutnya Kebebasan Sipil, Kerja Nyata Jokowi

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:35 WIB

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

×