alexametrics

KPU Minta Pemilih Tolak Politik Uang di Pilkada 2020

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
KPU Minta Pemilih Tolak Politik Uang di Pilkada 2020
Ilustrasi Pilkada Serentak di Jawa Timur (Ilustrasi Foto: Antara)

KPU terus mengingatkan pemilih untuk bisa rasional dalam memberikan hak suaranya.

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap para pemilih di Pilkada 2020 bisa tegas menolak politik uang yang kerap muncul dalam tahapan pemilihan umum.

Pelaksana harian (Plh) KPU Ilham Saputra mengatakan bukan hanya peserta pilkada saja yang harus berintegritas. Tetapi para pemilih juga harus memiliki tekad yang sama.

"Pemilih tentu saja harus berintegritas. Perlu penegasan tolak politik uang," kata Ilham dalam acara Webinar Nasional Pilkada Berintegritas pada Selasa (20/10/2020).

KPU terus mengingatkan pemilih untuk bisa rasional dalam memberikan hak suaranya. Menurut Ilham, seorang pemilih jangan pernah mau untuk diintimidasi dengan rayuan-rayuan politik uang dari para pemilih.

Baca Juga: PTTUN Makassar Batalkan Keputusan KPU Banggai

Pilkada Serentak 2020 ialah salah satu kesempatan pemilihan umum yang menjadi tanggung jawab baik penyelenggara, peserta dan pemilih. Sebab, dari hasil tanggung jawab tersebut nantinya bakal melahirkan pemimpin yang amanah ke depannya.

"Menjadi tanggung jawab kita bersama agar pilkada ini bisa berjalan dengan baik sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang terbaik dan yang bisa nanti menjalankan aspirasi masyarakat."

Komentar