Gus Nur Dilaporkan ke Polisi, GP Ansor: Biar Penjara Disesaki Pembenci

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:30 WIB
Gus Nur Dilaporkan ke Polisi, GP Ansor: Biar Penjara Disesaki Pembenci
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur. (BeritaJatim.com)

Suara.com - Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur resmi dilaporkan ke Polres Jember terkait ucapannya menyoal Nahdlatul Ulama di kanal YouTube Refly Harun. Menanggapi itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas merespon positif.

Gus Yaqut sapaan karibnya sejak awal memang berencana membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Ia memandang pernyataan Gus Nur merupakan fitnah. Karena itu, adanya pelaporan justru menurutnya bagus.

"Bagus. Semakin banyak yg melaporkan, silahkan saja," ujar Gus Yaqut kepada Suara.com, Rabu (21/10/2020).

Gus Yaqut sekaligus menyatakan menolak apabila ke depannya Gus Nur melakukan klarifikasi atau permohonan maaf atas pernyataannya. Ia lebih berharap agar proses hukum terhadap Gus Nur tetap berjalan.

"Nggak. Proses hukum sampai tuntas," kata Gus Yaqut.

Menurutnya, proses hukum tersebut bisa memberikan efek jera baik terhadap Gus Nur maupun pihak-pihak yang kemudian ingin mendiskreditkan NU.

"Ya kalau tidak jera, kita laporkan lagi. Biar penjara disesaki pembenci," katanya.

Sebelumnya buntut dari pernyataannya yang diduga memfitnah Nahdlatul Ulama (NU), Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur akhirnya dilaporkan ke aparat kepolisian.

Pelaporan itu dilakukan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember, Ayub Junaidi yang dikawal sejumlah anggota Banser Gerakan Pemuda Ansor ke Polres Jember, Senin (19/10/2020) kemarin.

baca juga

Gus Nur diduga telah melakukan pencemaran nama baik lewat pernyataannya ketika menjadi narasumber di channel Youtube, Refly Harun.

“Kami melaporkan Nur Sugi (Gus Nur) atas komentarnya di Youtube saat bersama Saudara Refly Harun. Di mana, dia mengumpakan NU seperti bus umum yang sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan, dan isi busnya adalah PKI, liberal, dan sekuler,” kata Ayub seperti dikutip dari Beritajatim.com--media jaringan Suara.com, Selasa (20/10/2020).

Ayub mengatakan, pernyataan tersebut mencemarkan nama baik NU dan merupakan ujaran kebencian.

“Sesuai Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), maka sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum, kami laporkan ke kepolisian agar hal-hal seperti ini tak terjadi lagi,” katanya.

Ayub mengatakan, bukan sekali ini saja Gus Nur melontarkan ujaran kebencian kepada beberapa pihak.

“Tapi selama ini tidak diproses secara hukum,” katanya.

Ayub meminta Polres Jember segera menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak terjadi hal-hal tak diinginkan.

“Agar masyarakat NU tetap tenang dalam menghadapi persoalan ini,” katanya.

Sementara itu menanggapi ucapan Gus Nur, Ketua Umum Pimpinan Pusat GN Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, berencana membuat pelaporan karena Gus Nur telah menyebarkan fitnah.

Gus Yaqut menyebutkan jika Gus Nur bakal menerima hukuman setimpal atas pernyataannya menyinggung soal NU.

"Saya tidak akan komentar soal pernyataannya. Saya hanya akan pastikan, Sugi (Gus Nur) akan menerima akibat hukuman setimpal atas pernyataan ngawur dan fitnahnya," kata Gus Yaqut dihubungi Suara.com, Senin (19/10/2020).

Tak hanya Gus Nur, politikus PKB ini pun mengaku siap melaporkan pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun karena menyiarkan komentar satire Gus Nur kepada NU.

"Refly Harun juga akan kita proses bersamaan melalui LBH GP Ansor," kata dia.

Yaqut mengatakan pelaporan akan dilakuakan dalam waktu dekat. Namun, ia belum menjelaskan detail ke mana pelaporan itu dilakukan, apakah Bareskrim Mabes Polri atau Polda Metro Jaya.

"Satu dua hari ini (melapor)," ujar Yaqut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilaporkan ke Polisi, Strategi Gus Nur: Minta Pendampingan FPI

Dilaporkan ke Polisi, Strategi Gus Nur: Minta Pendampingan FPI

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Gus Nur Dipolisikan Santri, Kuasa Hukum Ingatkan Soal Kasus Dajjal Gus Arya

Gus Nur Dipolisikan Santri, Kuasa Hukum Ingatkan Soal Kasus Dajjal Gus Arya

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:02 WIB

Dilaporkan Aliansi Santri ke Polisi, Sugi Nur Dapat Bantuan Hukum FPI

Dilaporkan Aliansi Santri ke Polisi, Sugi Nur Dapat Bantuan Hukum FPI

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:01 WIB

PWNU Jatim Sebut Omongan Sugi Nur Ngawur, Tak Pantas Jadi Ustaz

PWNU Jatim Sebut Omongan Sugi Nur Ngawur, Tak Pantas Jadi Ustaz

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Buntut Serang NU, Gus Nur Dilaporkan ke Polisi

Buntut Serang NU, Gus Nur Dilaporkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:18 WIB

Sebut NU Disopiri Pemabuk hingga Penumpang PKI, Gus Nur Resmi Dipolisikan

Sebut NU Disopiri Pemabuk hingga Penumpang PKI, Gus Nur Resmi Dipolisikan

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:32 WIB

Sebut Rezim Jokowi Laknatullah, Gus Nur: Tiada Hari Tanpa Dusta

Sebut Rezim Jokowi Laknatullah, Gus Nur: Tiada Hari Tanpa Dusta

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:59 WIB

Terkini

Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta

Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 11:06 WIB

Hari Ke-10 Pencarian KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan Temukan 3 Jasad Lagi di Masalembo

Hari Ke-10 Pencarian KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan Temukan 3 Jasad Lagi di Masalembo

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:05 WIB

Harga Aneka Cabai dan Daging Sapi Mulai Menggila

Harga Aneka Cabai dan Daging Sapi Mulai Menggila

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:01 WIB

Misi Striker Naturalisasi Malaysia: Ingin Permalukan Timnas Indonesia di SUGBK

Misi Striker Naturalisasi Malaysia: Ingin Permalukan Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:01 WIB

Battery Health iPhone yang Bagus Berapa Persen? Kenali Angka "Aman" dan Batas Wajib Gantinya

Battery Health iPhone yang Bagus Berapa Persen? Kenali Angka "Aman" dan Batas Wajib Gantinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Five Survive: Ketika Rahasia Menjadi Ancaman Mematikan

Ulasan Five Survive: Ketika Rahasia Menjadi Ancaman Mematikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:55 WIB

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:54 WIB

Panas Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Faisal Halim Tantang Suporter Garuda

Panas Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Faisal Halim Tantang Suporter Garuda

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

×