Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026). (Suara.com/Adiyoga)
  • DKI Jakarta meraih posisi kedua sebagai kota paling aman di Asia Tenggara berdasarkan laporan Safety Index tahun 2026.
  • Gubernur Pramono Anung memerintahkan penindakan tegas terhadap aksi premanisme dan pungutan liar yang masih terjadi di Jakarta.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah meskipun menghadapi tantangan kompleks dari besarnya jumlah populasi penduduk.

Suara.com - DKI Jakarta secara mengejutkan berhasil menempati posisi kedua sebagai kota paling aman di Asia Tenggara menurut laporan Safety Index 2026.

Jakarta bahkan tercatat mampu mengungguli tingkat keamanan kota-kota tetangga populer seperti Bangkok, Kuala Lumpur, hingga Manila.

Penobatan prestisius ini mendapat respons langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat ditemui di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).

"Memang selama ini Jakarta selalu biasanya ranking-nya antara 5, 6, 7. Sekarang nomor dua, ya kita syukuri," ujarnya.

Meski menyabet predikat kota aman, realita di lapangan nyatanya masih diwarnai oleh aksi premanisme berupa pungutan liar yang meresahkan masyarakat.

Salah satu problematika yang mencuat dan menjadi sorotan publik adalah aksi pemalakan yang menyasar seorang pedagang bakso di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pramono Anung menegaskan, pihaknya sudah bergerak cepat dengan menghubungi jajaran terkait untuk meringkus para preman meresahkan.

"Itu menunjukkan bahwa kami bereaksi cepat terhadap hal itu," tuturnya.

Namun, Pramono juga menyadari bahwa mengelola kota dengan populasi mencapai belasan juta jiwa memiliki dinamika keamanan yang sangat kompleks.

Besarnya jumlah penduduk di kawasan aglomerasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Tentunya nggak mungkin semuanya adem ayem, nggak ada apa-apa. Jadi itu lah yang menunjukkan bahwa Jakarta dinamikanya masih ada," kata Pramono.

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi para pelanggar hukum yang mencoba mengganggu ketenteraman warga.

"Yang seperti itu tentunya segera kami tindak dengan tegas," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

Potret Suasana Gedung DPR saat Penerapan Kebijakan WFH ASN

Potret Suasana Gedung DPR saat Penerapan Kebijakan WFH ASN

Foto | Jum'at, 10 April 2026 | 18:27 WIB

ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama

ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB