Mendarat di Asteroid Bennu Demi Kumpulkan Petunjuk Penciptaan Tata Surya

Siswanto, BBC

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:35 WIB
Mendarat di Asteroid Bennu Demi Kumpulkan Petunjuk Penciptaan Tata Surya
BBC

Suara.com - Wahana luar angkasa Amerika Serikat, Osiris-Rex, telah menyelesaikan manuver untuk mengambil bebatuan pada permukaan asteroid.

Sinyal radio dari 330 juta kilometer mengkonfirmasi bahwa wahana itu melakukan kontak dengan asteroid Bennu selebar 500 meter.

Tetapi misi yang dipimpin NASA itu harus menunggu data lebih lanjut dari Osiris-Rex sebelum diketahui dengan pasti bahwa bebatuan tersebut benar-benar diambil.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan setidaknya 60 gram, bahkan mungkin lebih dari satu kilogram sampel.

Oleh karena Bennu adalah objek luar angkasa yang sangat primitif, para ilmuwan mengatakan pasir dan debu yang ada di permukaannya dapat menyimpan petunjuk menarik tentang bahan kimia yang menciptakan Matahari dan planet-planet lain lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu.

"Tim ini sangat senang; semua orang sangat bangga," kata peneliti utama Dante Lauretta dari University of Arizona, Tucson.

"Ini adalah tonggak penting dari misi ini. Sekarang diperlukan beberapa hari lagi untuk mencari tahu berapa banyak sampel menakjubkan itu yang kami dapatkan. Kami telah memikirkan sampel ini selama beberapa dekade," tambah Thomas Zurbuchen, associate administrator untuk sains NASA.

Dengan asumsi ada sampel aman di atas pesawat, sampel itu dijadwalkan kembali ke Bumi pada tahun 2023.

Jika tidak, tim misi harus mengkonfigurasi Osiris-Rex untuk perjalanan lain.

baca juga

Wahana ruang angkasa itu beroperasi di bagian Bennu yang dijuluki Nightingale.

Wahana itu turun perlahan ke zona target selebar 8m selama empat setengah jam, melewati beberapa batu besar yang mengesankan, termasuk blok setinggi dua lantai yang dijuluki Mount Doom.

Osiris-Rex menggunakan apa yang oleh beberapa orang disebut sebagai "penyedot debu terbalik" untuk menarik objek.

Cara ini lebih tepat disebut Mekanisme Akuisisi Sampel Touch-and-Go atau Tag-Sam, perangkat ini memiliki perangkat seperti lengan panjang dengan cincin di ujungnya.

https://twitter.com/OSIRISREx/status/1318678068085596161

Idenya adalah untuk mendorong cincin ke permukaan dan pada saat yang sama mengeluarkan aliran gas nitrogen untuk menendang batuan-batuan kecil [hingga masuk ke perangkat pengambilan sampel].

Pengontrol memiliki sensor pada Osiris-Rex untuk melaporkan kembali semua pengambilan sampel tetapi mereka membutuhkan waktu untuk menilai secara tepat materi apa saja yang mungkin terperangkap dalam cincin pengambilan sampel.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memotret cincin itu. Mereka akan melakukan ini.

Tapi mereka juga akan memutar wahana luar angkasa.

Setiap beban tambahan di pesawat akan mengubah jumlah torsi yang dibutuhkan untuk memutar probe. Teknik ini dapat mengungkapkan jumlah debu dan pasir hingga 10 gram atau lebih.

Osisris-Rex mengambil gambar selama misi itu tetapi tidak dapat mengirimkannya kembali karena bandwidth yang terbatas dari jarak yang begitu jauh.

NASA berjanji untuk merilis beberapa foto pada hari Rabu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:05 WIB

Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang

Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:04 WIB

Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya

Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01 WIB

3 Review Lipstik Ombre Lips yang Bagus dan Tahan Lama, High-Pigmented dan Transferproof 24 Jam

3 Review Lipstik Ombre Lips yang Bagus dan Tahan Lama, High-Pigmented dan Transferproof 24 Jam

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB

6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria

6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:51 WIB

Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter

Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:50 WIB

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba

Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris

Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:35 WIB

×