Komnas HAM: Kebebasan Berpendapat Kini Terbatasi Hingga ke Ruang Akademik

Bangun Santoso

Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:24 WIB
Komnas HAM: Kebebasan Berpendapat Kini Terbatasi Hingga ke Ruang Akademik
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (ANTARA/Aprillio Akbar/foc)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat kebebasan berpendapat dan berekspresi secara langsung maupun di dalam ruang siber terbatasi, seperti dalam penyampaian keberatan atas pengesahan undang-undang yang dinilai kontroversial.

"Kami mencatat persoalan kebebasan berpendapat dan berekspresi, tidak saja kepada individu atau kelompok, tetapi juga terjadi di ruang-ruang akademik," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam konferensi pers secara daring, di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Dalam aksi tolak UU Cipta Kerja sejak 5 Oktober 2020, Polri mencatat lebih dari 5.198 orang ditangkap.

Sedangkan terkait dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sampai dengan April 2020, menurut data Safe-Net, sebanyak 209 orang menjadi korban dari UU ITE karena ketentuan dalam UU ITE yang bisa menjerat pihak yang menyampaikan pendapat dan ekspresi.

Yang terbaru disebutnya terjadi pada aktivis KAMI yang dijerat dengan UU ITE, karena dituduh memprovokasi masyarakat dan menyebarkan hoaks terkait dengan RUU Cipta Kerja.

Selain itu, berdasarkan laporan Komnas HAM RI dan Litbang Kompas pada Agustus 2020 terhadap 1.200 responden di 34 provinsi, sebanyak 36 persen responden menyatakan ketakutannya dalam menyampaikan pendapat dan ekspresi melalui internet.

Menurut dia, hal itu mencerminkan ranah digital belum memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyampaikan pendapatnya.

Untuk itu, Komnas HAM RI menyerukan agar setiap perbedaan pendapat disikapi secara bijak dengan membuka dialog yang setara dan transparan, sebagai bagian dari kedewasaan berdemokrasi.

Penindakan berlebihan, apalagi mempidanakan kebebasan menyampaikan pendapat dan ekspresi dinilai tidak perlu dilakukan, karena berpotensi memberangus perbedaan pendapat dan demokrasi.

baca juga

"Semestinya di alam demokrasi yang sudah kita nikmati lebih dari 20 tahun setelah 1998 -1999 ini, kebebasan berekspresi dan berpendapat sudah bisa berkembang lebih dari apa yang dulu kita alami di awal-awal sistem reformasi," kata Ahmad Taufan Damanik. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM: Era Jokowi-Maruf, Warga Adat Terbuang karena Konflik Agraria

Komnas HAM: Era Jokowi-Maruf, Warga Adat Terbuang karena Konflik Agraria

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Komnas HAM Sebut 12 Kasus Pelanggaran HAM Tak Ada yang Selesai

Komnas HAM Sebut 12 Kasus Pelanggaran HAM Tak Ada yang Selesai

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:02 WIB

Jokowi Sudah 2 Periode, Seabrek Pelanggaran HAM Tetap Tak Pernah Tuntas

Jokowi Sudah 2 Periode, Seabrek Pelanggaran HAM Tetap Tak Pernah Tuntas

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:16 WIB

Jokowi Dituding Bungkam Kebebasan Berpendapat, Ini Kata Istana

Jokowi Dituding Bungkam Kebebasan Berpendapat, Ini Kata Istana

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 05:55 WIB

Miris! Gedung Sekolah Dipakai TNI, Anak-anak Tak Bisa Belajar di Intan Jaya

Miris! Gedung Sekolah Dipakai TNI, Anak-anak Tak Bisa Belajar di Intan Jaya

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:43 WIB

Autopsi Jasad Pendeta Yeremia, Keluarga Mau Jika Didampingi Komnas HAM

Autopsi Jasad Pendeta Yeremia, Keluarga Mau Jika Didampingi Komnas HAM

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 17:18 WIB

Penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Komnas HAM Temukan Fakta Baru

Penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Komnas HAM Temukan Fakta Baru

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:14 WIB

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:11 WIB

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:10 WIB

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:05 WIB

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Sumbar | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:55 WIB

×