alexametrics

Seruan Jihad Imam Besar Istiqlal: Santri Harus Ikut Usir Virus Corona!

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh
Seruan Jihad Imam Besar Istiqlal: Santri Harus Ikut Usir Virus Corona!
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. (live Youtube BNPB).

"Jadi kalau para santri pernah melakukan komando jihad yaitu mengusir Belanda, maka komunitas santri juga harus tampil untuk mengusir juga virus Corona ini," ucap dia.

Suara.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin mengajak para santri untuk membantu pemerintah memerangi virus Corona (Covid-19) dengan caranya memperbanyak doa. 

Selain itu, Nasaruddin juga meminta agar santri bisa menjadi contoh disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Santri juga harus tampil untuk mengusir juga virus Corona ini dengan caranya sendiri. Tentu bagi santri, ya tentu harus banyak berdoa dan juga banyak menjadi contoh masyarakatnya untuk melakukan protokol kesehatan itu sendiri ya kan," ujar Nasaruddin dalam Talk Show Satgas Covid-19 bertajuk "Santri Sehat Indonesia Kuat" yang disiarkan dari Youtube BNPB, Kamis (22/10/2020).

Nasaruddin meminta agar kaum santri aktif terlibat menekan penularan virus Corona seperti kala ikut berjuang melawan bangsa penjajah saat memerdekakan Republik Indonesia.

Baca Juga: Imbas Corona, APBDP DKI Berkurang Rp 31 Triliun

"Jadi kalau para santri pernah melakukan komando jihad yaitu mengusir Belanda, maka komunitas santri juga harus tampil untuk mengusir juga virus Corona ini," ucap dia.

Tak hanya itu, Nasaruddin menyebut segala penyakit berasal dari Allah SWT. Namun manusia dianjurkan untuk senantiasa berikhtiar. Sebab kata Nasaruddin, setiap penyakit pasti memiliki obat.

"Jadi mana kala, kalau kita mendapat menderita suatu penyakit ya berusaha untuk mengobati penyakit itu, kita nggak boleh pasrah lah," tutur Nasaruddin.

Karena itu, Nasaruddin meminta masyarakat termasuk para santri untuk tetap berikhtiar mencegah Covid-19.

"Kita tahu bahwa virus Corona 19 ini nanti menjadi bumerang buat kita semuanya, kita enggak boleh berdiam diri, tapi melakukan ikhtiar untuk mencegah atau mengobati," katanya.

Baca Juga: IDI Minta Pemerintah Tak Buru-buru Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Komentar