Tunggu Bantuan Datang, Pria Terpaksa Menahan Ular Harimau Selama 30 Menit

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:53 WIB
Tunggu Bantuan Datang, Pria Terpaksa Menahan Ular Harimau Selama 30 Menit
Ilustrasi ular harimau. (Pixabay/zoosnow)

Suara.com - Seorang pria di Australia, berupaya sekuat tenaga dengan menahan seekor ular harimau yang telah memakan burung-burungnya. Ia mempertaruhkan nyawanya selama tiga puluh menit.

Menyadur News.com.au, Kamis (22/10/2020), ular berbisa itu berhasil masuk ke kandang burung peliharaan seorang pria yang tinggal di kota Langwarrin, tenggara kota Melbourne.

Saat pemilik rumah menyambangi kandang, ular yang termasuk dalam salah satu spesies mematikan itu telah memakan dua burung budgie dan seekor cockatiel.

Tim penangkap ular dari Snake Catcher Victoria pun langsung dipanggil untuk menjinakkan dan membawa si ular.

Selama menunggu bantuan datang, pria yang tak disebutkan namanya ini pasang badan untuk menahan si ular agar hewan ini tak menyebabkan kekacauan lebih jauh.

Ular harimau yang ditangkap oleh Snake Catcher Victoria. (Facebook)
Ular harimau yang ditangkap oleh Snake Catcher Victoria. (Facebook)

"Ketika saya sampai di sana, ada seorang pria di kandang burung dan ia memakai penggaruk baja untuk menjepit kepala ular itu," ujar Barry Goldsmith dari Snake Catcher Victoria.

Melalui unggahan Facebook, Goldsmith menyebut si pemilik kandang langsung girang ketika melihat kedatangannya.

"Aku senang kamu di sini. Aku sudah menahan ular ini seperti ini selama setengah jam," tulis Goldsmith menirukan ucapan kliennya.

Tanpa pikir panjang, Goldsmith langsung berupaya menangkap ular harimau itu. Hewan itu kini telah dibebaskan di daerah lain yang aman yang jauh dari pemukiman warga.

baca juga

Ular harimau masuk dalam kategori 10 besar ular paling mematikan di dunia. Hewan ini mudah di jumpai di sepanjang pantai tenggara Australia.

"Mereka umumnya tak berada di daerah negara bagian dengan curah hujan yang rendah, dan sering ditemukan di pinggiran kota Melbourne, terutama di pinggiran barat," tulis keterangan di situs Wildlife Victoria.

Lebih jauh, Wildlife Victoria menyebut ular harimau sangat berbisa dan menjadi agresif jika terancam. Namun, spesies ini biasanya lebih memilih melarikan diri jika situasi memungkinkan.

"Saat mereka merasa terancam, ular ini mengangkat diri dari tanah, meluruskan kepala dan leher mereka, hampir seperti ular kobra," kata Wildlife Victoria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Ular Berbisa Nyaris Masuk ke Rumah Sharena Delon

Ngeri, Ular Berbisa Nyaris Masuk ke Rumah Sharena Delon

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Disihir, Indadari Muntah Darah hingga Temukan Anak Ular

Disihir, Indadari Muntah Darah hingga Temukan Anak Ular

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:48 WIB

Dikelilingi Ular hingga Tikus, Balita Dikurung di Kandang Anjing

Dikelilingi Ular hingga Tikus, Balita Dikurung di Kandang Anjing

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

×