Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Para Wanita Ini Tunjukkan Kemaluan Protes Trump?

Reza Gunadha | Hernawan
CEK FAKTA: Benarkah Para Wanita Ini Tunjukkan Kemaluan Protes Trump?
Cek Fakta Benarkah Para Wanita Berteriak Memprotes Donald Trump Lewat Vagina (Turnbackhoax.id).

Beredar hoaks atas foto yang mengatakan bahwa para wanita memprotes Donald Trump melalui vagina. Begini faktanya.

Suara.com - Beredar di media sosial, klaim atas sebuah foto yang narasinya mengatakan bahwa para perempuan berteriak memprotes Donald Trump melalui vagina.

Klaim tersebut dibagikan oleh akun Facebook Orlando Hill pada 21 September 2020 lalu. Saat ditelusuri, unggahannya telah mendapatkan 581 reaksi, 39 komentar, dan dibagikan sebanyak 11.000 kali.

Berikut narasi yang dibagikan:

Narasi unggahan:
"DAP..." dengan emotikon tertawa.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah MK Resmi Gagalkan Omnibus Law Usai Demo Mahasiswa?

Narasi dalam foto:
"This is not a joke. They gathered to scream at Trump through their vaginas. There are the people who want to control the government and teach your kids".

Cek Fakta Benarkah Para Wanita Berteriak Memprotes Donald Trump Lewat Vagina (Turnbackhoax.id).
Cek Fakta Benarkah Para Wanita Berteriak Memprotes Donald Trump Lewat Vagina (Turnbackhoax.id).

Lantas benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim atas foto dengan narasi adanya aksi para perempuan berteriak memprotes Trump melalui vagina tersebut keliru.

Faktanya, foto tersebut merupakan foto kolaborasi antara Nicola Canawa dan Fotografer Dawn Felicia Knox sebagai bagian proyek yang bernama "Raising the Skirt". Adapun proyek tersebut berlangsung pada tahun 2014, sebelum Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS di tahun 2016.

Baca Juga: Yulia Kerabat Jokowi, Tewas Karena Menagih Hutang Rp145 Juta Kepada Palaku

Foto para perempuan itu dahulu pernah ditampilkan dalam sebuah workshop di Newcastle, Britania Rakay, pada 28 sampai 30 Agustus 2014.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar