Nigeria Dilanda Kerusuhan Berkepanjangan Akibat Kebrutalan Polisi

Siswanto

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:59 WIB
Nigeria Dilanda Kerusuhan Berkepanjangan Akibat Kebrutalan Polisi
BBC

Suara.com - Insiden baku tembak dan upaya pembobolan penjara dilaporkan di Nigeria, seiring kerusuhan yang dipicu penembakan pengunjuk rasa di kota terbesarnya terus berlanjut.

Kelompok pemantau hak asasi Amnesty International mengatakan pasukan keamanan menewaskan sedikitnya 12 orang di Lagos pada Selasa (20/10).

Tentara Nigeria membantah telah membunuh demonstran di daerah Lekki, memicu lebih banyak kemarahan.

Unjuk rasa dimulai sekitar dua minggu lalu ketika demonstran yang sebagian besar merupakan anak muda menuntut pembubaran unit polisi yang terkenal kejam.

Pasukan Khusus Anti-Perampokan (SARS), yang berada di pusat protes terhadap kebrutalan polisi, dibubarkan pada 11 Oktober.

Para pengunjuk rasa mengerahkan massa ke jalan dengan menggunakan tagar #EndSars.

Insiden penembakan tersebut telah memicu seruan dari berbagai belahan dunia agar mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawabannya.

Dalam pidato singkat yang disiarkan di televisi pada hari Kamis, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mendesak para pengunjuk rasa untuk berhenti berdemonstrasi dan berdialog dengan pemerintah "untuk mencari solusi".

Ia tidak menyebut soal penembakan pengunjuk rasa di Lagos dalam pidatonya.

baca juga

Sebelumnya, wakil presiden Nigeria menjanjikan keadilan bagi para korban yang ditembak selama unjuk rasa.

Di Lagos dan daerah-daerah lain di Nigeria, telah terjadi pembakaran gedung-gedung, penjarahan pusat perbelanjaan, dan penyerangan penjara sejak penembakan tersebut.

Pemerintah negara bagian Lagos memberlakukan larangan keluar rumah sampai waktu yang tidak ditentukan terhadap 20 juta penduduk kota pesisir itu pada Selasa malam.

Negara bagian lain mengambil tindakan serupa, termasuk Anambra, yang memberlakukan larangan keluar rumah selama 24 jam pada hari Kamis (22/10).

Awal tahun ini, Amnesty berkata mereka telah mendokumentasikan sedikitnya 82 kasus penyiksaan, penganiayaan, dan eksekusi ekstra-yudisial antara Januari 2017 dan Mei tahun ini yang dilakukan anggota Sars.

Presiden Buhari membubarkan Sars pada 11 Oktober. Namun aksi protes terus berlanjut, dan berubah menjadi tuntutan reformasi yang lebih luas kepada polisi dan pemerintah.

Kerusuhan tak kunjung reda

Suara tembakan terdengar di penjara Ikoyi di Lagos setelah percobaan pembobolan penjara digagalkan oleh tentara dan polisi pada hari Kamis. Narapidana dilaporkan telah melarikan diri dari penjara lain setelah serangan di negara bagian Ondo dan Delta.

Reporter BBC juga mendengar suara tembakan di daerah Surulere di Lagos dan melihat ban-ban yang dibakar.

Di pinggiran kota Lekki, beberapa mil dari gerbang tol tempat penembakan hari Selasa terjadi, jurnalis lain mengepos video tentang pusat perbelanjaan yang terbakar.

https://twitter.com/KayodeAkintemi/status/1319154261297664000


Gedung Pengadilan Tinggi di Pulau Lagos, daerah permukiman tertua di kota itu, juga dibakar pada hari Rabu.

Penduduk setempat mengatakan gedung itu dijarah oleh para pengacau yang mengambil barang-barang yang telah disita oleh pengadilan, dan bahwa kobaran api berlangsung lama hingga larut malam.

Stasiun TV besar Nigeria yang dikaitkan dengan seorang politikus dari partai yang berkuasa juga dibakar, sementara istana pemimpin tradisional paling senior di Lagos diobrak-abrik.

Reaksi pemimpin Nigeria

Dalam pidato singkat pada hari Kamis, Presiden Buhari menyerukan kepada mereka yang ikut serta dalam protes untuk "tidak tergoda oleh beberapa elemen subversif untuk menyebabkan kekacauan".

"Jika melakukan sebaliknya, Anda akan merusak keamanan nasional serta situasi hukum dan ketertiban. Dalam keadaan apa pun, ini tidak akan ditoleransi," ujarnya.

"Karena itu saya menyerukan kepada para pemuda untuk menghentikan protes di jalanan dan secara konstruktif berdialog dengan pemerintah untuk mencari solusi."

Wakil Presiden Yemi Osinbajo sebelumnya mengetwit bahwa ia "turut berbelasungkawa atas semua korban penembakan di Lekki, juga atas polisi dan semua orang lain yang kehilangan nyawa mereka dalam beberapa hari terakhir di berbagai bagian Lagos dan negara bagian lain" .

Ia tidak mengonfirmasi bahwa aparat keamanan telah menembak para pengunjuk rasa.

Gubernur Negara Bagian Lagos Babajide Sanwo-Olu mengatakan sekitar 25 orang terluka dalam "insiden penembakan yang patut disayangkan", dan satu orang tewas karena "trauma benda tumpul di kepala".

Dalam wawancara dengan BBC, Menteri Kepolisian Nigeria Muhammad Maigari Dingyadi membantah bahwa pasukan keamanan menembak mati pengunjuk rasa di gerbang tol Lekki.

"Saya tidak bisa mengatakan sebenarnya siapa yang terlibat dalam penembakan itu. Mungkin ada beberapa oknum yang bersenjata, menembak orang di sana-sini," katanya.

Pernyataan itu dibantah oleh Amnesty dan beberapa saksi mata, yang mengatakan pria berseragam menembaki sekitar 1.000 demonstran.

Amnesty International Nigeria mengatakan 10 dari 12 orang yang tewas Selasa berada di gerbang tol Lekki.


Bukti dari catatan rumah sakit dan keterangan saksi mata menunjukkan "militer Nigeria menembaki ribuan orang yang secara damai menuntut pemerintahan yang baik dan diakhirinya kebrutalan polisi" di gerbang tol, Amnesty menambahkan.

Bagaimana reaksi dunia internasional?

Muncul berbagai seruan kepada pemerintah Nigeria untuk mengakhiri kekerasan dan menyelidiki insiden hari Selasa, yang telah menimbulkan keprihatinan dari dunia internasional.

Uni Afrika pada hari Kamis mendesak "semua aktor politik dan sosial untuk menolak penggunaan kekerasan dan menghormati hak asasi manusia dan supremasi hukum".

PBB, Uni Eropa, Inggris dan AS semuanya telah meminta mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.

https://twitter.com/DominicRaab/status/1318965153799483399

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet, mengatakan laporan bahwa lampu dimatikan dan kamera CCTV dicopot di lokasi kejadian sebelum serangan menunjukkan insiden itu "diniatkan, direncanakan, dan dikoordinasikan".

AS berkata mereka menyambut "penyelidikan segera atas penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh anggota pasukan keamanan".

"Mereka yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum Nigeria," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Selain diplomat, selebritas - dari striker Manchester United Odion Ighalo hingga penyanyi pop Beyonce Knowles - juga turut bersuara menuntut keadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026

Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:42 WIB

Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria

Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:03 WIB

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB

Aksi Pria Nigeria Mengaku Nabi Coba Belah Laut Berujung Tersapu Ombak Bikin Ngakak

Aksi Pria Nigeria Mengaku Nabi Coba Belah Laut Berujung Tersapu Ombak Bikin Ngakak

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 20:30 WIB

Polisi Tangkap 7 Pria dan 2 Wanita Muslim yang Mokel Saat Puasa, Ini Ancaman Hukumannya

Polisi Tangkap 7 Pria dan 2 Wanita Muslim yang Mokel Saat Puasa, Ini Ancaman Hukumannya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:00 WIB

Sukses bersama Nigeria, Eric Chelle Ungkap Impian Latih Real Madrid

Sukses bersama Nigeria, Eric Chelle Ungkap Impian Latih Real Madrid

Bola | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:58 WIB

8 Tim Lolos Perempat Final Piala Afrika 2025, Jadwal & Duel Sengit Sudah Menanti

8 Tim Lolos Perempat Final Piala Afrika 2025, Jadwal & Duel Sengit Sudah Menanti

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 09:59 WIB

Kondisi Stabil, Anthony Joshua Lanjutkan Pemulihan di Rumah setelah Insiden Tragis

Kondisi Stabil, Anthony Joshua Lanjutkan Pemulihan di Rumah setelah Insiden Tragis

Sport | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:16 WIB

Tak Berbentuk! Potret Mobil Lexus SUV Anthony Joshua Ringsek Parah Usai Kecelakaan Maut di Nigeria

Tak Berbentuk! Potret Mobil Lexus SUV Anthony Joshua Ringsek Parah Usai Kecelakaan Maut di Nigeria

Sport | Selasa, 30 Desember 2025 | 20:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×