Setahun Jadi Mendikbud, Nilai Rata-rata Rapor Nadiem Makarim 68

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:36 WIB
Setahun Jadi Mendikbud, Nilai Rata-rata Rapor Nadiem Makarim 68
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan tanggapan tentang rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Pembelajaran Jarak Jauh dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Nadiem Makarim mendapatkan rapor yang kurang bagus selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di satu tahun pertamanya.

Rapor tersebut diberikan oleh Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), dimana FSGI menilai kinerja Nadiem belum begitu memuaskan.

FSGI menilai beberapa kebijakan mantan CEO Gojek tersebut mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditentukan FSGI, yakni 75.

"Artinya nilai-nilai di bawah 75 ini dinyatakan tidak tuntas sehingga kalau dirata-rata, nilai 68 ini kurang atau tidak tuntas, jadi nilainya merah," kata Wakil Sekjen FSGI Mansur dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (25/10/2020).

FSGI beralasan memberikan rata-rata nilai 68 buat Nadiem Makarim karena sejumlah kebijakan yang ia buat tidak begitu ngefek bagi dunia pendidikan, apalagi kinerja Nadiem sangat dipengaruhi pandemi virus corona atau Covid-19 dimana mewajibkan seluruh siswa melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Berikut program Nadiem yang mendapat rapor merah selama 1 tahun terakhir.

  1. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang mendapat nilai 55
  2. Program relaksasi dana bantuan dana operasional sekolah (BOS) yang diberi nilai 60
  3. Program merdeka belajar yang diberi nilai 60
  4. Program bantuan kuota internet untuk siswa dan guru yang medapatkan nilai 65

Meski begitu FSGI juga menilai ada sejumlah program Nadiem yang sangat baik sekali, sehingga mendapatkan nilai yang cukup bagus.

  1. Program penghapusan ujian nasional yang mendapatkan nilai 100
  2. Program kurikulum darurat selama pandemi virus corona atau Covid-19 yang mendapatkan nilai 80.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa Miskin Tak Ada Kuota Belajar jadi Rapor Merah Setahun Menteri Nadiem

Siswa Miskin Tak Ada Kuota Belajar jadi Rapor Merah Setahun Menteri Nadiem

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 14:47 WIB

DPR Sebut Pemerintahan Jokowi Belum Prioritaskan Pendidikan

DPR Sebut Pemerintahan Jokowi Belum Prioritaskan Pendidikan

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:19 WIB

Siswa Stres Bunuh Diri, Nadiem Makarim Diminta Tidak Menutup Mata

Siswa Stres Bunuh Diri, Nadiem Makarim Diminta Tidak Menutup Mata

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2020 | 09:43 WIB

Nadiem Terjunkan Mahasiswa Bidikmisi Bantu Siswa Belajar Dari Rumah

Nadiem Terjunkan Mahasiswa Bidikmisi Bantu Siswa Belajar Dari Rumah

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:57 WIB

Kemendikbud Buka Seleksi Calon Guru Penggerak Angkatan Kedua

Kemendikbud Buka Seleksi Calon Guru Penggerak Angkatan Kedua

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 12:06 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×