Birokrasi Indonesia Disebut Paling Rumit di Dunia, Ini Kata Fahri Hamzah

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:55 WIB
Birokrasi Indonesia Disebut Paling Rumit di Dunia, Ini Kata Fahri Hamzah
Sambutan Presiden Joko Widodo di ulang tahun Partai Golkar. (YouTube/Sekretariat Presiden).

Suara.com - Sebuah fakta mengejutkan diungkap oleh Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa regulasi di Indonesia adalah yang paling rumit di dunia.

Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat memberi sambutan dalam ulang tahun Partai Golkar yang ke-56.

Sambutan tersebut kemudian diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (24/10/2020).

"Pada bulan Juni yang lalu, Indonesia ditempatkan dalam posisi nomor 1 dalam global complexity index. Artinya regulasi dan birokrasi Indonesia ditempatkan sebagai paling rumit di dunia, sekali lagi paling rumit di dunia," kata Presiden dalam kesempatan tersebut.

Oleh sebab itu, Presiden menambahkan, pemerintah berketetapan untuk melakukan reformasi struktural membenahi regulasi dan birokrasi secara besar-besaran.

Sambutan Presiden Joko Widodo di ulang tahun Partai Golkar. (YouTube/Sekretariat Presiden).
Sambutan Presiden Joko Widodo di ulang tahun Partai Golkar. (YouTube/Sekretariat Presiden).

Mengenai pandemi Covid-19 yang melanda dunia, Presiden menegaskan hal itu tidak menjadi penghambat untuk melakukan reformasi struktural.

Presiden yakin,  di saat banyak negara maju mengalami kemunduran seperti sekarang ini, di situlah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk melakukan lompatan besar menuju kemajuan.

Video Presiden Joko Widodo tersebut kemudian diviralkan di Twitter oleh pemilik akun @TogaMD dan langsung ditanggapi Fahri Hamzah.

Menurut Fahri, rumitnya sistem birokrasi di Indonesia adalah sebuah bentuk kekeliruan.

baca juga

"Itu kelirunya, yang rumit itu PP ke bawah. UU itu dikawal oleh MK supaya tidak melawan konstitusi. Jadi harusnya PP dan Birokrasi Direktorat yang disatukan bukan UU," kata Fahri melalui akun Twittenya @Fahrihamzah.

Pendiri Partai Gelora tersebut lantas menyinggung UU Omnibus Law yang menurutnya mengandung banyak pelanggaran.

"Sekarang, ketika PP Omnibus lahir dengan begitu banyak pelanggaran, PP tetap akan jadi tarik ulur ego sektoral! Liat aja ntar!" tegas Fahri.

Sejumlah warganet yang terperangah mendengar pernyataan Presiden Joko Widodo terpancing untuk ikut berkomentar.

"Rumitnya birokrasi kita juga karena saling kait-mengait antarlembaga, Pak. Kalau mau menyederhanakan dan mengikis ego sektoral tadi, memang harus pakai payung yang besar, yang mengikat semuanya. Aku lihat Omnibus ini (terlepas dari debat soal prosedurnya) datang dengan semangat itu," ujar akun @TogaMD menanggapi Fahri.

"Setuju-setuju. UU cilaka ini akan panjang berliku, gaduh luar dalam pemerintahan, benar-benar cilaka," sambar warganet lainnya dengan akun @Jaya***

Video Presiden Jokowi bisa dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:51 WIB

Dari MPP hingga Zona Integritas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Dari MPP hingga Zona Integritas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:27 WIB

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

News | Senin, 07 September 2026 | 18:43 WIB

Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla

Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 23:05 WIB

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

News | Jum'at, 04 September 2026 | 10:54 WIB

Paradoks Komunikasi dan Etika Birokrasi Pemangku Kepentingan

Paradoks Komunikasi dan Etika Birokrasi Pemangku Kepentingan

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Tragedi Bencana di Luar Jawa: Saat Nyawa Korban Tersandera Birokrasi dan Rantai Pasok Pusat

Tragedi Bencana di Luar Jawa: Saat Nyawa Korban Tersandera Birokrasi dan Rantai Pasok Pusat

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×