alexametrics

Catatkan 137 Kasus Infeksi Baru, China Kembali Lakukan Tes Covid-19 Massal

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti
Catatkan 137 Kasus Infeksi Baru, China Kembali Lakukan Tes Covid-19 Massal
Kashgar di wilayah Xinjiang barat China. (AFP/Greg Baker)

Komisi Kesehatan Xinjiang mengatakan kasus-kasus Covid-19 baru dilaporkan tanpa gejala.

Suara.com - Pemerintah China kembali melakukan pengujian Covid-19 massal pada akhir pekan, merespon munculnya 137 kasus infeksi baru di provinsi Xinjiang.

Menyadur Channel News Asia, pengujian massal dimulai pada Sabtu (24/10) malam, mencakup 4,75 juta penduduk daerah dan sekitar Kashgar, Xinjiang.

Langkah ini dilakukan setelah seorang pekerja pabrik garmen, perempuan berusia 17 tahun, dinyatakan terinfeksi virus corona.

Komisi Kesehatan Xinjiang pada Minggu (25/10) mengatakan semua kasus baru tak memiliki gejala, dan berkaitan dengan pabrik di Shufu, tempat gadis berusia 17 tahun dan orang tuanya bekerja.

Baca Juga: Warga Kawasan Kumuh Kelaparan saat Pandemi, Makan Tikus hingga Ular

Media negara menyebut sebuah tim khusus dari Komisi Kesehatan Nasional Beijing telah dikirim untuk menyelidiki sumber wabah dan membantu langkah-langkah pencegahan.

Penelitian vaksin Covid-19 di China. [Douglas Magno/AFP]
Penelitian vaksin Covid-19 di China. [Douglas Magno/AFP]

Pemerintah kota mengatakan lebih dari 2,8 juta sampel telah dikumpulkan pada Minggu sore. Sisanya diperkirakan akan selesai dalam dua hari.

China melaporkan 20 kasus Covid-19 baru dan 161 infeksi gejala pada Minggu, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan semua kasus yang dikonfirmasi adalan infeksi impor dari luar negeri.

Kashgar yang berbatasan dengan Pakistan, Afghanistan, Tajikistan, dan Kyrgyztan, merupakan jantung budaya etnis Uighur dan Muslim Turki lainnya, di mana banyak warganya menuding Pemerintah China telah melakukan diskriminasi politik dan agama.

Pemerintah kota menyebut semua sekolah di Kashgar telah ditutup hingga 30 Oktober dan siapa pun yang meninggalkan kota harus menunjukkan tes asam nukleat negatif.

Baca Juga: Segera Dibuka, Bagaimana Cara Aman ke Bioskop selama Pandemi? Ini Kata Ahli

Sementara di ibu kota Xinjiang, Urumqi, pemerintah memberlakukann isolasi ketat selama berminggu-minggu setelah lebih dari 900 kasus infeksi dilaporkan pada pertengahan Juli.

Komentar