Protes Didengar, Warga Chile Rayakan Lahirnya Konstitusi Baru

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:40 WIB
Protes Didengar, Warga Chile Rayakan Lahirnya Konstitusi Baru
Puluhan ribu warga Cile telah turun ke alun-alun utama Santiago untuk merayakan keberhasilan masyarakat mendesak perubahan konsititusi era kediktatoran Pinochet. [AP]

Pemimpin kanan-tengah, yang peringkat popularitasnya merosot ke rekor terendah selama kerusuhan dan tetap lesu, berbicara kepada mereka yang ingin mempertahankan konstitusi saat ini karena menjadikan Chili salah satu kisah sukses ekonomi Amerika Latin.

Dia mengatakan bahwa draf konstitusi baru harus memasukkan warisan generasi lampau, keinginan generasi sekarang, dan harapan generasi mendatang.

Pemungutan suara dilakukan setahun setelah lebih dari satu juta orang memadati pusat kota Santiago di tengah gelombang kerusuhan sosial yang menyebabkan 30 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka.

Besarnya aksi pawai 25 Oktober menunjukkan luasnya ketidakpuasan sosial dan terbukti menjadi titik kritis dalam tuntutan demonstran untuk referendum.

Dalam beberapa minggu, Pinera setuju untuk memulai proses untuk menyusun konstitusi baru, dimulai dengan referendum untuk menentukan nasib teks saat ini.

Lucia Newman dari Al Jazeera, melaporkan dari Plaza Italia, mengatakan kemenangan telak itu telah memberi Chili sesuatu untuk dirayakan setelah setahun protes yang terkadang disertai kekerasan.

“Banyak orang tahu bahwa dibutuhkan setidaknya dua tahun untuk memiliki konstitusi baru, dan itu akan menjadi peta jalan untuk masa depan," kata Lucia Newman.

"Itu tidak akan menyelesaikan semua masalah negara ini, tapi setidaknya itu memberi mereka harapan untuk awal yang baru," tambahnya.

Empat perlima pemilih mengatakan mereka ingin piagam baru dirancang oleh badan warga yang dipilih secara khusus.

baca juga

Perancang draf konsititusi baru - terdiri dari setengah wanita dan setengah pria--atas konvensi campuran antara legislator dan warga negara. Hal itu dilakukan lantaran ketidakpercayaan umum warga di kelas politik Chili.

Anggota konvensi konstitusional dengan 155 kursi akan dipilih pada April 2021 dan memiliki waktu hingga satu tahun untuk menyetujui draf teks, dengan proposal disetujui oleh mayoritas dua pertiga.

Di antara masalah yang kemungkinan besar akan dikedepankan adalah pengakuan populasi Pribumi Mapuche Cile, kekuatan tawar-menawar kolektif, hak atas air dan tanah, serta sistem privatisasi yang menyediakan perawatan kesehatan, pendidikan, dan pensiun.'

Warga Chili kemudian akan memberikan suara lagi apakah mereka menerima teks atau ingin kembali ke konstitusi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Materi UU Cipta Kerja, Sekjen MUI ke MK: Buktikan Independensi!

Uji Materi UU Cipta Kerja, Sekjen MUI ke MK: Buktikan Independensi!

Riau | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:35 WIB

Pakar: Penghapusan Pasal di UU Cipta Kerja Menyalahi aturan

Pakar: Penghapusan Pasal di UU Cipta Kerja Menyalahi aturan

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:32 WIB

Masa Pandemi Covid-19, Warga Kian Takut Mengeluarkan Pendapat

Masa Pandemi Covid-19, Warga Kian Takut Mengeluarkan Pendapat

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:08 WIB

Diminta Cabut Imbauan Soal Tak Usah Ikut Demo, Rektor UGM: Itu Tak Perlu

Diminta Cabut Imbauan Soal Tak Usah Ikut Demo, Rektor UGM: Itu Tak Perlu

Jogja | Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:44 WIB

Survei: Tren Demokrasi di Indonesia Merosot di Masa Pandemi Corona

Survei: Tren Demokrasi di Indonesia Merosot di Masa Pandemi Corona

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:24 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×