Aborsi Janin Cacat Dianggap Tak Sesuai Konstitusi, Warga Polandia Demo

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 25 Oktober 2020 | 11:32 WIB
Aborsi Janin Cacat Dianggap Tak Sesuai Konstitusi, Warga Polandia Demo
Ilustrasi aborsi. (Shutterstock)

Suara.com - Ribuan orang di sejumlah kota-kota Polandia menghadiri unjuk rasa menentang keputusan pengadilan yang menyebut aborsi janin cacat tidak sesauid dengan konstitusi.

Menyadur The Guardian, Minggu (25/10/2020), putusan itu disebutkan telah memicu protes dari kelompok-kelompok hak asasi, baik di dalam dan luar negeri.

Dalam unjuk rasa yang digelar pada Sabtu (24/10), para demonstran yang membawa spanduk dan plakat bertulisakan "aib" hingga gambar petir merah, meneriakkan, "kebebasan, kesetaraan dan hak-hak perempuan."

Para demonstran menuntut adana referendum terkait hak untuk menggugurkan janin yang cacat. Jika tak digubris, sejumlah pihak mengatakan akan memblokri lalu lintas secara nasional pada Senin (26/10).

Putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan tertinggi Polandia pada Kamis (21/10) berarti aborsi hanya boleh dilakukan dalam kasis pemerkosaan, inses, atau jika nyawa sang ibu terancam.

Lebih lanjut disebutkan, putusan mahkamah konstitusi ini sejalan dengan apa yang diinginkan oleh keuskupan Katolik Roma Polandia dan partai Hukum dan Keadilan (PiS), sayap kanan yang berkuasa.

Para pengunjuk rasa menggelar demo di beberapa tempat termasuk rumah pentolan PiS, Jaroslaw Kaczynski di Warsawa, alun-alun utama, luar gedung PiS, hingga dekat gereja kota.

Putusan aborsi segera menuai kecaman dari Dewan Eropa. Komisaris bidang hak asasi, Dunja Mijatovic, menyebut hal itu sebagai "hari yang menyedihkan bagi #HakPerempuan."

Kecaman terkait putusan aborsi janin cacat juga datang dari Amnesty International dan Human Rights Watch.

baca juga

Dalam satu terakhir, Polandia mencatatkan sekitar 2.000 kasus aborsi legal, di mana sebagian besar dilakukan karena kelainan bentuk janin.

Sementara, kelompok perempuan memperkirakan ada 200.000 kasus aborsi warga Polandia yang dilakukan secara ilegal atau di luar negeri.

Demonstrasi terus berlanjut meski bertentangan dengan larangan pertemuan publik yang diberlakukan oleh pemerintah sebagai upaya menekan sebaran virus corona.

Presiden Polandia, Andrzej Duda, dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (24/10), ketika otoritas kesehatan melaporkan hampir 13.628 kasus selama 24 jam terakhir dan rekor kematian harian sebanyak 179.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Penuh, Polandia Gunakan Stadion Nasional Jadi RS Darurat

Rumah Sakit Penuh, Polandia Gunakan Stadion Nasional Jadi RS Darurat

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:05 WIB

Bom Terbesar dari Perang Dunia II Meledak di Polandia

Bom Terbesar dari Perang Dunia II Meledak di Polandia

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Warga Polandia Serbu Pepes Ikan Khas Sunda

Warga Polandia Serbu Pepes Ikan Khas Sunda

Jabar | Senin, 21 September 2020 | 10:12 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×