Pengunjuk Rasa Thailand Desak Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Reza Gunadha | Arief Apriadi
Pengunjuk Rasa Thailand Desak Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn
Raja Thailand, Vajiralongkorn, naik ke tampuk kekuasaan sejak tahun 2016. [AFP]

Mereka menggeruduk Kedutaan Besar Jerman untuk mendesak pemerintah Kanselir Angela Merkel menyelidiki raja Maha Vajiralongkorn.

Suara.com - Pengunjuk rasa pro-demokrasi di Thailand, memperluas jangkauan protesnya secara internasional.

Mereka menggeruduk Kedutaan Besar Jerman untuk mendesak pemerintah Kanselir Angela Merkel menyelidiki raja Maha Vajiralongkorn.

Menyadur The Hindustan Times, Selasa (27/10/2020), demonstran meminta Jerman untuk menyelidiki apakah raja Thailand telah menjalankan kekuasaan politik selama tinggal di Jerman.

Apabila dia tetap menjalankan kekuasaan politik di Negeri Bavaria, sang raja dianggap demonstran telah melanggar kedaulatan teritorial Jerman.

Baca Juga: Akhir Tahun, Jerman Bersiap Lakukan Vaksinasi COVID-19

Para pengunjuk rasa, yang diperkirakan oleh jurnalis Associated Press berjumlah antara 5.000 dan 10.000 orang mendesak Jerman 'mengusir' raja agar pulang ke Thailand untuk memulihkan negara "ke jalur monarki konstitusional yang benar."

Selain menanyakan apakah raja menjalankan tugas resmi kerajaannya di Jerman, demonstran lewat surat petisi secara provokatif menggemakan poin-poin yang sebelumnya dikritik para pengunjuk rasa kepada raja.

Jerman dianggap menerima permohonan pengunjuk rasa Thailand, di mana pada awal Oktober, Menteri Luar Negeri Heiko Maas, menanggapi pertanyaan di Parlemen.

Maas menyatakan keprihatinannya atas segala aktivitas politik yang mungkin dilakukan raja di negara tersebut.

Pada Senin (26/10/2020) di Berlin, Maas berbicara lagi, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah mengikuti perkembangan di Thailand dan mengetahui demonstrasi.

Baca Juga: Dua Orang Meninggal dan Puluhan Terluka Akibat Ledakan Pipa Gas di Thailand

Dia menambahkan bahwa dia juga sedang menyaksikan aktivitas raja Maha Vajiralongkorn di Jerman.

Komentar