Kala Mahasiswa Bantu Adik Pelajar Belajar Online Saat Pandemi Covid-19

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:27 WIB
Kala Mahasiswa Bantu Adik Pelajar Belajar Online Saat Pandemi Covid-19
Mahasiswi saat bantu anak-anak belajar online di masa pandemi Corona. (Istimewa)

Suara.com - Dampak Pandemi Covid-19 masih terus terasa bagi dunia pendidikan Indonesia, masa penyesuaian kebiasaan baru belajar dari rumah terus berlangsung walau sudah tujuh bulan lebih wabah menjangkiti.

Salah satu masalah belajar dari rumah adalah sulitnya mendampingi anak untuk belajar online, mulai dari orang tua yang sibuk kerja, hingga orang tua yang memang tidak mampu menggantikan peran guru yang membimbing disamping anaknya.

Melihat fenomena ini, sekelompok mahasiswa penerima program Bidikmisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menginisiasi program Mengajar Dari Rumah (MDR) dengan tujuan membantu orang-orang terdekat agar tidak ketinggalan pelajaran karena belajar di rumah.

Eskalita, mahasiswi jurusan Biologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengaku terpanggil untuk mengabdi kepada desanya di Tropodo, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

Eska panggilan akrabnya memutuskan pulang dari Surabaya ke desanya selain karena kampus tutup kuliah online, juga terpanggil untuk bergabung bersama mahasiswa Bidikmisi lainya dalam program MDR.

"Aku ingin mengabdi awalnya, aku juga ingin mengajar karena selama ini saya fokus belajar untuk diri sendiri, tidak pernah peduli dengan pendidikan di sekitar saya. Kebetulan saya jadi mahasiswa ITS itu desa saya bangga, tetangga sudah bangga, kenapa aku tidak berkontribusi langsung dengan mengajar anak-anak," kata Eska saat dihubungi Suara.com, Selasa (27/10/2020).

Untuk menjaring murid, Eska meminta ibunya untuk menawarkan jasa mengajarnya ke tetangga yang lain, lalu datangkan 3 anak tetangganya yang masih duduk di bangku sekolah dasar minta dibantu belajar.

Eska mengajar setiap sore hari Senin-Selasa-Kamis untuk anak kelas 5, dan Rabu-Jumat-Sabtu untuk anak kelas 1.

Mahasiswi saat bantu anak-anak belajar online di masa pandemi Corona. (Istimewa)
Mahasiswi saat bantu anak-anak belajar online di masa pandemi Corona. (Istimewa)

"Mengajar tiga anak saja biar gak banyak, soalnya Sidoarjo zona merah, risiko penularannya masih tinggi, ada anak SD kelas 5 dan anak SD kelas 1," ucapnya.

baca juga

Meski baru masuk semester satu di ITS yang notabene masih banyak jadwal kuliah online, Eska tak kehabisan akal untuk mengatur waktu mengajar ketiga anak tetangga tersebut.

Metode pembelajaran yang dipakai Eska pun terbilang unik, dia memilih untuk bermain sambil belajar ketimbang hanya mengerjakan Pekerjaan Rumah semata.

"Namanya anak kecil kalau diajak belajar itu susah banget, jadi aku pakai permainan gitu metodenya, kaya buat kertas terus buat huruf, kami gunting bareng, terus dari situ dibuat permainan kata, dari situ dia mau untuk belajar membaca," ungkapnya.

Menurut Eska, hal yang dilakukannya hanyalah hal kecil yang bisa diberikan untuk negara yang sudah memfasilitasinya beasiswa bidikmisi, terlepas dari itu pun Eska mengaku terus lanjut mengajar meski program MDR batch 1 sudah selesai.

"Kita mahasiswa harusnya ada kontribusi nyata, yang solutif buat masyarakat secara langsung, salah satunya saat pandemi ini masalahnya di bidang pendidikan menjadi semakin kompleks sehingga kita harus turun tangan membantu adik adik yang kesulitan dalam belajarnya, mahasiswa harus ikut turun tangan," pesan Eska untuk teman mahasiswa lain.

Untuk diketahui, program MDR ini diinisiasi oleh para mahasiswa dan alumni program beasiswa Bidikmisi yang didukung penuh oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk membantu pelajar sekolah saat menjalani Pembelajaran Jarak Jauh saat pandemi Covid-19.

Nadiem menyebut untuk gerakan Mengajar Dari Rumah batch kedua para mahasiswa dan alumni Bidikmisi juga akan ditugaskan menyebarkan pesan protokol kesehatan 3M yang dititipkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

"Semangat adik-adik mahasiswa penerima bidik misi sungguh saya apresiasi. Niatkan masyarakat untuk menjalankan protokol 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, perilaku sederhana ini dapat menekan penyebaran virus corona," kata Nadiem dalam siaran Youtube Ditjen Dikti, Jumat (16/10/2020).

Program Mengajar Dari Rumah (MDR) dilakukan dengan rekrutmen terbuka bagi mahasiswa atau alumni yang berusia maksimal 40 tahun untuk menjadi volunteer mengajari siswa-siswa PAUD-TK, SD/MI, SMP/MTs yang berasal dari tetangga-tetangga rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMAN 72 Terapkan Pembelajaran Online 34 Hari untuk Redam Trauma Usai Ledakan

Siswa SMAN 72 Terapkan Pembelajaran Online 34 Hari untuk Redam Trauma Usai Ledakan

News | Minggu, 09 November 2025 | 21:52 WIB

KPAI: SMAN 72 Bakal Belajar Online, Prioritaskan Pemulihan Psikologis Siswa Usai Ledakan

KPAI: SMAN 72 Bakal Belajar Online, Prioritaskan Pemulihan Psikologis Siswa Usai Ledakan

News | Minggu, 09 November 2025 | 17:23 WIB

Kemendikdasmen Gandeng Skolla Hadirkan Pengalaman AI dan Metaverse di Belajar Online

Kemendikdasmen Gandeng Skolla Hadirkan Pengalaman AI dan Metaverse di Belajar Online

Tekno | Jum'at, 29 November 2024 | 14:28 WIB

JKT48 Official Store Hadir di Shopee! Makin Mudah Beli Merchandise Eksklusif!

JKT48 Official Store Hadir di Shopee! Makin Mudah Beli Merchandise Eksklusif!

News | Selasa, 07 November 2023 | 10:00 WIB

Tampilan Antarmuka Baru dan Banjir Hadiah di Kelas Pintar, Bikin Belajar Makin Efisien dan Efektif

Tampilan Antarmuka Baru dan Banjir Hadiah di Kelas Pintar, Bikin Belajar Makin Efisien dan Efektif

Tekno | Rabu, 23 Agustus 2023 | 06:30 WIB

4 Keunggulan Belajar IELTS Secara Online, Cocok untuk yang Sibuk Bekerja atau Kuliah

4 Keunggulan Belajar IELTS Secara Online, Cocok untuk yang Sibuk Bekerja atau Kuliah

Lifestyle | Kamis, 23 Februari 2023 | 08:51 WIB

Pandemi Covid-19 Hampir Reda Bikin Tren Belajar Online Menurun, Ini Kata Pakar

Pandemi Covid-19 Hampir Reda Bikin Tren Belajar Online Menurun, Ini Kata Pakar

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:44 WIB

Begini Cara Manfaatkan Internet Untuk Mencari Materi Belajar Online

Begini Cara Manfaatkan Internet Untuk Mencari Materi Belajar Online

Lifestyle | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:07 WIB

Majukan Dunia Pendidikan, Kelas Pintar Terpilih Jadi Mitra Pembangunan IKM

Majukan Dunia Pendidikan, Kelas Pintar Terpilih Jadi Mitra Pembangunan IKM

Press Release | Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Begini Cara Mudah Manfaatkan Teknologi Untuk Belajar Online

Begini Cara Mudah Manfaatkan Teknologi Untuk Belajar Online

Lifestyle | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB