Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW

Rifan Aditya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:34 WIB
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW
ilustrasi - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M di kompleks Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/12).

Suara.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diartikan sebagai sebuah kegembiraan bagi umat Islam, umat yang diyakini telah ditolong nabi Muhammad SAW dari kegelapan. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad kalian juga perlu tahu sejarah Maulid Nabi Muhammad.

Berkat kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka seluruh umat muslim saat ini memiliki hari besar lain dalam Islam.

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW pertama kali diadakan pada abad IV Hijriah oleh Dinasti Fathimiyyun di Mesir. Penetapan peringatan pertama Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diungkapkan oleh Al Maqrizy, sorang ahli sejarah islam yang dituangkan dalam bukunya Al Khutath.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Dinasti Fathimiyyun lah yang pertama kali menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan diketahui sebagai dinasti yang berkuasa saat itu.

Dinasti Fathimiyyun mampu menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW karena dinasti tersebut telah menguasai Mesir sejak tahun 362 H dengan raja pertamanya yaitu Al Muiz lidinillah. Raja Al Muiz bahkan dikenal sebagai seorang penguasa yang tidak hanya menetapkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW saja.

Pada awal menguasai Mesir, raja Dinasti Fathimiyyun ini telah membuat sebanyak enam perayaan hari lahir sekaligus, yaitu:

  • Hari lahir (Maulid) Nabi Muhammad SAW.
  • Hari lahir Ali bin Abi Thalib.
  • Hari lahir Fatimah.
  • Hari lahir Hasan.
  • Hari lahir Husein.
  • Hari lahir raja yang berkuasa.

Sejak saat itulah raja penguasa Mesir ini dan keturunan yang menjadi penguasa dari Dinasti Fathimiyyun yang terus menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hingga saat ini.

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

Sementara di Indonesia, sejarah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak lepas dari peran para Wali Songo yang hingga kini diyakini sebagai para tokoh penyebar agama Islam di tanah air.

baca juga

Perayaan maulid Nabi Muhammad di Indonesia juga memiliki keunikan tersendiri. Hal ini tidak terlepas dari ajaran Islam yang disebarkan para Wali Songo di Pulau Jawa dengan mengadaptasi budaya Jawa. Sehingga beberapa wilayah di pulau Jawa sering menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Grebeg Mulud.

Penamaan tersebut tidak lepas dari cara perayaan para masyarakat yang sering menggelar upacara nasi pegunungan. Dan hingga kini peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sendiri masih terus dilakukan oleh umat muslim di Indonesia setiap tahunnya.

Peringatan ini biasanya dilakukan dengan cara membaca manakib Nabi Muhammad dalam kitab Maulid Barzanji, Maulid Sumtud Dhurar, Saroful Anam, serta bacaan-bacaan lainnya.

Uniknya, kebiasaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, seluruh umat muslim yang telah membaca manakib akan disajian berbagai santapan khas yang hanya ada di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu makanan khasnya yaitu nasi kebuli dengan daging kambing.

Demikian sejarah maulid Nabi Muhammad SAW. Bagaimana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di daerah Anda?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantap Jiwa! Warung Ini Tawarkan Soto Gratis untuk Pemilik Nama Muhammad

Mantap Jiwa! Warung Ini Tawarkan Soto Gratis untuk Pemilik Nama Muhammad

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:27 WIB

Sejarah Perayaan Maulid Nabi Muhammad Sejak Dinasti Abbasiyah

Sejarah Perayaan Maulid Nabi Muhammad Sejak Dinasti Abbasiyah

Kalbar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB

Kontroversi Maulid Nabi, UAS: Rasulullah Kenang Hari Lahirnya Sendiri

Kontroversi Maulid Nabi, UAS: Rasulullah Kenang Hari Lahirnya Sendiri

Jakarta | Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:33 WIB

Terkini

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:42 WIB

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:40 WIB

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 14:38 WIB

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:37 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:35 WIB

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 14:31 WIB

×