Pasien Perempuan Diperkosa saat Menjalani Perawatan di RS

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:03 WIB
Pasien Perempuan Diperkosa saat Menjalani Perawatan di RS
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita yang sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di India menjadi korban pemerkosaan saat ia sedang tidak sadarkan diri.

Menyadur Gulf News, seorang wanita berusia 21 tahun, dirawat di rumah sakit Fortis di Sektor-44 pada 21 Oktober karena masalah pernapasan, diduga diperkosa oleh seorang pria ketika dia tidak sadarkan diri selama perawatan dari 21 hingga 27 Oktober.

Ayah korban melaporkan masalah tersebut ke polisi pada 27 Oktober ketika dia sadar kembali dan mengungkapkan cobaan beratnya kepada ayahnya.

Korban dilaporkan menyerahkan surat kepada ayahnya dan menuduh seorang pria bernama Vikas. Belum diketahui apakah pelaku pemerkosaan wanita tersebut adalah staf rumah sakit atau bukan.

Sebuah laporan telah didaftarkan sehubungan dengan insiden di Kantor Polisi Sushant Lok pada hari Rabu (28/10).

Setelah menerima laporan, polisi bergegas ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, namun dokter mengatakan bahwa wanita tersebut tidak dalam kondisi baik untuk memberikan pernyataan.

"Korban tidak dalam kondisi baik mencatat keterangannya. Pernyataan korban baru akan diambil setelah mendapat izin dari dokter," kata Wakil Komisaris Polisi Maqsood Ahmad.

Wakil Komisaris Polisi Maqsood Ahmad mengatakan, masalah itu sedang diselidiki melalui rekaman rumah sakit dan rekaman CCTV.

"Kasus ini sedang diselidiki. Orang tua wanita itu bahkan tidak tahu apakah terdakwa adalah karyawan rumah sakit atau bukan," jelas Maqsood Ahmad.

"Kami juga mempertanyakan manajemen rumah sakit tentang kejadian tersebut. Situasi akan menjadi jelas hanya setelah wanita tersebut memberikan pernyataannya. Penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung." sambung Maqsood.

Menurut polisi, korban adalah warga Mahendragarh dan menderita penyakit TBC. Karena masalah pernapasan, dia menggunakan ventilator.

Ayah korban mendesak polisi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjerat Kemiskinan, Orang Tua Tega Jual Bayi Usia Sebulan Rp 2,9 Juta

Terjerat Kemiskinan, Orang Tua Tega Jual Bayi Usia Sebulan Rp 2,9 Juta

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2020 | 06:09 WIB

Turis dan Peternakan India Diteror Ribuan Monyet "Perampok"

Turis dan Peternakan India Diteror Ribuan Monyet "Perampok"

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 05:48 WIB

Dukung Sikap Macron, Tagar #IStandWithFrance Trending di Medsos India

Dukung Sikap Macron, Tagar #IStandWithFrance Trending di Medsos India

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 21:01 WIB

Terkini

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:41 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:38 WIB

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:30 WIB

13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara

13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:27 WIB

Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil

Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:24 WIB

Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok

Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:23 WIB

Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB

Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:19 WIB