Detik per Detik, Begini Kronologi 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Detik per Detik, Begini Kronologi 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah
Narasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)

Adapun observasi yang dilakukan tidak lainmondar mandir dan memotret keadaan sekitar. Pelaku pembakaran bahkan terlihat mengetik di ponselnya, entah berkomunikasi dengan siapa.

Pukul 16.45 WIB, Pelaku Mulai Mendekat ke Arah Halte

Sekitar pukul 16.45 WIB, pelaku mulai mendekat ke arah halte Sarinah. Namun, sebelumnya ia sempat berkomunikasi dengan kawannya di lapangan.

Saat berkomunikasi, pelaku menunjuk kobaran api. Pelaku kemudian maju beberapa langkah untuk mengambil traffic cone.

Traffic Cone tersebut digunakannya untuk membawa bara api menyala. Namun percobaan pertamanya gagal lantaran api mudah padam. Oleh sebab itu, ia lalu menyulut api dengan kardus.

Pukul 16.52 WIB, Pelaku Membawa Bara Api ke Halte Sarinah

Setelah sekian menit berusaha menyalurkan api, pelaku kemudian membawa bara apinya menuju halte. Pelaku memanfaatkan spanduk sebagai medianya.

Saat bertugas, ia meminta salah satu teman untuk membantunya membawa spanduk ke halte.

Terekam pula pelaku sempat kembali lagi ke sumber api, ia mengambil sebuah kardus lalu membakar bersama temannya.

baca juga

Pukul 16.53 WIB, Terungkap Tujuan Pelaku Bukan Untuk Demonstrasi

Narasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)
Narasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)

Apabila mereka bagian dari massa aksi, tentu saja mereka akan terlihat satu visi. Namun, mereka agaknya punya rencana lain.

Pada menit tersebut, massa aksi kala itu berlari menuju Perempatan Sarinah menerobos barikade polisi. Namun, lain halnya dengan pelaku yang tetap santai mencari api.

Pelaku terbilang cukup lama di sekitar area bara api.

Pukul 16.57 WIB - 17.00 WIB, Dibawa Oleh Pelaku Api yang Lebih Besar

Setelah sempat diam beberapa saat di dekat bara api, sekira  pukul 16.57 WIB pelaku terlihat membawa api yang lebih besar. Pada pukul 16.59 WIB, ia kembali ke halte membawa sumber apinya. Namun, pada pukul 16.59, pelaku dengan gerombolan di awal sempat bertegur sapa.

Pada menit-menit tersebut, satu orang dari keempat orang dalam gerombolan kembali ke pertigaan. Salah satu dari mereka memotret keadaan lalu keempatnya bergerombol di pertigaan.

Setelah sempat maju dan dibubarkan polisi, mereka kemudian beranjak menuju arah Jalan Sunda.

Pukul 17.01 WIB, Pelaku Sempat Berbalik Badan

Menginjak pukul lima sore, pelaku pembakaran Halte Sarinah terlihat berbalik badan. 

Ia nampak mondar-mandir dan berhenti sejenak memegang ponselnya, sebelum kembali lagi ke halte.

Namun, sekira pukul 17.04 WIB ia nampak keluar dari halte untuk berbincang dengan seorang kawan sembari memantau barikade polisi dan mengambil bara api. Ia baru kembali pada 17.05 WIB.

Pukul 17.08 WIB - 17.15 WIB, Pelaku Membakar Halte Bagian Selatan

Dalam video yang beredar, sekitar menit tersebut pelaku terlihat membakar Halte Sarinah bagian Selatan.

Api pertama mulai berkobar pada jam 17.08 WIB. Kemudian titik api terpantau membesar pada pukul 17.12 WIB dan 17.15 WIB.

Pukul 17.18 WIB, Pelaku Sempat Menjauh dari Halte

Pada menit tersebut, pelaku sempat menepi dari Halte Sarinah.

Pelaku beranjak menuju pertigaan Jalan Sunda dan duduk di sana. Namun, tak berselang lama ia langsung membakar halte lagi.

Pukul 17.20 WIB -17.22 WIB, Sisi Utara Halte Sarinah Mulai Dirusak

Pada menit tersebut, sejumlah orang terpantau merusak Halte Sarinah. Momen ini yang kemudian viral lantaran berhasil diabadikan oleh salah satu fotografer media.

Pelaku pembakaran membawa sumber api dari sisi Selatan menuju sisi Utara. Setelahnya, api mulai membesar.

Sesaat kemudian, pelaku keluar dari halte dan duduk bersama kawan gerombolan lainnya.

Pukul 17.22 WIB dan Seterusnya, Pelaku Menyaksikan Halte Sarinah Terbakar

Sebelum ini, pada oukul 17.21 gerombolan lain datang menghampirinya. Salah satu dari empat orang dalam gerombolan membawa kardus untuk dibakar.

Setelah itu empat orang tidak beranjak kemana-mana. Mereka hanya duduk memantau dari pertigaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejak Pagi, Jasa Marga Berlakukan Contra Flow di Tol Japek Mulai KM 47

Sejak Pagi, Jasa Marga Berlakukan Contra Flow di Tol Japek Mulai KM 47

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:23 WIB

Mata Najwa Ungkap Pembakar di Sarinah, Netizen: Polisi Kalah sama Jurnalis

Mata Najwa Ungkap Pembakar di Sarinah, Netizen: Polisi Kalah sama Jurnalis

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:20 WIB

Fadli Zon Bongkar Ada Agen Provokator di Pembakaran Halte Sarinah

Fadli Zon Bongkar Ada Agen Provokator di Pembakaran Halte Sarinah

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

×