Warga Hitadipa Trauma, Jokowi Diminta Perintah Panglima TNI Tarik Pasukan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:25 WIB
Warga Hitadipa Trauma, Jokowi Diminta Perintah Panglima TNI Tarik Pasukan
Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah. Terbang dari Pangkalan TNI AU Adisutjipto menuju Bandar Udara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya / Foto : Sekretariat Presiden

Suara.com - Masyarakat yang bermukim di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua, mengevakuasi diri ke hutan atau daerah tetangga karena merasa trauma atas kekerasan yang terjadi pasca penempatan pasukan TNI di wilayah mereka. Apalagi jumlah anggota TNI yang ditempatkan di Hitadipa semakin banyak.

Hal tersebut merupakan rekomendasi dari Tim Independen Kemanusiaan untuk Intan Jaya yang melakukan investigasi atas terjadinya pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani pada 19 September 2020.

Pendiri Kantor Hukum dan HAM Lokataru Foundation, Haris Azhar, mengungkapkan masyarakat setempat memutuskan pergi dari distrik mereka setelah pemakaman Yeremia pada 20 September 2020.

"Masyarakat berbondong-bondong keluar ke hutan-hutan, ke sejumlah daerah lain daerah kabupaten tetangga," kata Haris dalam paparannya secara virtual, Kamis (29/10/2020).

Hingga saat ini belum ada pendataan terhadap masyarakat yang mengungsi ke luar distrik. Dengan begitu mereka belum mendapatkan bantuan dan jaminan ekonomi, keamanan dan kepastian guna bisa kembali ke kampung-kampung mereka.

Dari keterangan tim yang terdiri dari sejumlah tokoh agama, akademisi, dan aktivis kemanusiaan di Papua tersebut, masyarakat distrik Hitadipa berharap dapat kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan kehidupan mereka.

Kemudian keluarga korban Yeremia berharap bisa kembali agar melakukan ibadah duka. Selain itu, mereka juga berharap agar TNI, organik maupun non organik untuk tidak lagi berada di Hitadipa.

"Selain karena mereka trauma, masyarakat berkeyakinan bahwa Hitadipa adalah tanah suci misa Gereja yang tidak boleh untuk praktik kekerasan," ujarnya.

Karena itu Tim Independen Kemanusiaan untuk Intan Jaya meminta Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menarik pasukan dan menghentikan operasi militer di Intan Jaya. Kemudian meminta Komnas HAM untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM berat di Hitadipa.

baca juga

Mereka juga meminta Gubernur Papua Lukas Enembe untuk membantu Pemerintah Daerah Intan Jaya melakukan pemulihan psikologi sosial ke masyarakat Hitadipa yang trauma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma Pendeta Yeremia Terbunuh, Warga Intan Jaya Terpaksa Tidur di Hutan

Trauma Pendeta Yeremia Terbunuh, Warga Intan Jaya Terpaksa Tidur di Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:42 WIB

Haris Azhar: TNI Duduki SD dan SMP di Hitadipa, Guru dan Pelajar Ketakutan

Haris Azhar: TNI Duduki SD dan SMP di Hitadipa, Guru dan Pelajar Ketakutan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:46 WIB

Terima Kunjungan Menlu AS, Jokowi Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Pertahan

Terima Kunjungan Menlu AS, Jokowi Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Pertahan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:51 WIB

Dukung Rencana Jokowi, Mike Pompeo: Kami Siap Gunakan Sarana Amerika

Dukung Rencana Jokowi, Mike Pompeo: Kami Siap Gunakan Sarana Amerika

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:25 WIB

Kasih 15 Sepeda ke Jokowi Disorot KPK, Daniel Mananta Buka Suara

Kasih 15 Sepeda ke Jokowi Disorot KPK, Daniel Mananta Buka Suara

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:23 WIB

Terkini

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

News | Senin, 02 November 2026 | 10:28 WIB

×