Pembunuhan Pendeta di Papua Terkuak, Veronica Koman: Semua Kok Dianggap OPM

Rifan Aditya | Hernawan | Suara.com

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:19 WIB
Pembunuhan Pendeta di Papua Terkuak, Veronica Koman: Semua Kok Dianggap OPM
Pendeta Yeremia Zanambani. (Foto dok. ist)

TNI kemudian membalas dengan melakukan penembakan ke bagian kampung Hitadipa daerah Muara Sungai Hiyabu dan Sungai Dogabu pada 13.55 WIT selama kurang lebih 30 menit.

Almarhum Meriam Zoani atau Zanambani lalu menemui rombongan TNI di ujung lapangan terbang Hitadipada sekira pukul 14.55 WIT. Setelah didesak, wanita yang kerap disapa Mama tersebut membenarkan Pendeta Yeremia ada di kandang babi.

Sore harinya, angota TNI datang ke Kampung Taunduga. Mereka membakar bangunan kesehatan serta rumah dinas dengan klaim kalau anggota separatis bersenjata ada di tempat itu. Satu anggota TNI tewas, banyak warga terdampak.

Setelah itu, empat oknum anggota TNI mendatangi kandang babi tempat Pendeta Yerima berada, pada Sabtu (19/9/2020). Dua berjaga di Jalan Induk Kabupaten Intan Jaya, sementara dua lagi menuju kandang babi, termasuk Alpius.

Keduanya membunuh Pendeta Yeremia. Dua tembakan mengarahnya, satu ke tangan kiri, satu lagi ke arah dinding. Pendeta jatuh lalu diduga ditusuk dengan pisau tajam di bagian belakang.

Saat langit gelap, Mama datang ke kandang babi menjemput Pendeta Yeremia. Namun, Pendeta Yeremia kedapatan sudah tersungkur berlumur darah. Namun Pendeta Yeremia masih bisa berkomunikasi dan mengatakan, dia ditembak oleh orang yang sering diberinya makan.

Haris mengatakan, Pendeta Yeremia ditembak dengan senjata api standar militer. Penembakan dilakukan kurang lebih satu meter dan mengenai bagian tubuhnya, dengan satu peluru ke tangan kiri bagian atas. Pada bagian kulit, terlihat irisan lurus vertikal berkisar 7 hingga 10 sentimeter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Hitadipa Trauma, Jokowi Diminta Perintah Panglima TNI Tarik Pasukan

Warga Hitadipa Trauma, Jokowi Diminta Perintah Panglima TNI Tarik Pasukan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Trauma Pendeta Yeremia Terbunuh, Warga Intan Jaya Terpaksa Tidur di Hutan

Trauma Pendeta Yeremia Terbunuh, Warga Intan Jaya Terpaksa Tidur di Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:42 WIB

Haris Azhar: TNI Duduki SD dan SMP di Hitadipa, Guru dan Pelajar Ketakutan

Haris Azhar: TNI Duduki SD dan SMP di Hitadipa, Guru dan Pelajar Ketakutan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:46 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB