Viral Minimarket Sudah Boikot Produk Prancis, Publik: Hah Produk Itu Juga?

Reza Gunadha, Hernawan

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:59 WIB
Viral Minimarket Sudah Boikot Produk Prancis, Publik: Hah Produk Itu Juga?
Tangkapan Layar Foto Minimarket Boikot Produk Prancis (Instagram/@makassar_iinfo).

Suara.com - Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengatakan Islam sedang berada di dalam krisis ternyata berbuntut panjang. Gerakan boikot produk Prancis pun sontak ramai digaungkan.

Tidak hanya di Indonesia, negara lain seperti Turki, Yordania, Arab Saudi, dan Kuwait pun secara terang-terangan telah memboikot produk Prancis dari negara mereka.

Sebuah minimarket di Indonesia diketahui telah ikut gerakan boikot produk Prancis. Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @makassar_iinfo pada Sabtu (31/10/2020).

"Salah satu minimarket di Indonesia juga sudah ikut memboikot produk dari negara Prancis," tulisnya.

Dalam unggahan itu, terdapat sejumlah foto dan video memperlihatkan adanya rak di minimarket yang disegel.

Tangkapan Layar Foto Minimarket Boikot Produk Prancis (Instagram/@makassar_iinfo).
Tangkapan Layar Foto Minimarket Boikot Produk Prancis (Instagram/@makassar_iinfo).

Rak tersebut berisi produk-produk yang disebut berasal dari Prancis.

Pada rak itu, terdapat tanda peringatan bahwa produk di dalamnya tidak dijual dan disegel sementara. Dilengkapi dengan keterangan produk Prancis di bawahnya.

"Mohon maaf sementara produk ini tidak kami jual. Boikot produk Prancis," tulis salah satu peringatan di rak.

"Kami cinta Rasulullah. Boikot produk Prancis," tulis peringatan lainnya.

Rak minimarket tersebut disegel dengan penutup transparan. Jadi, produk yang masuk ke dalam daftar boikot bisa terlihat dari luar.

Di dalam rak itu, ada produk kecantikan, minuman, dan susu bayi yang beberapa diantaranya mengundang perhatian.

Unggahan @makassar_iinfo yang memperlihatkan adanya gerakan boikot produk Prancis di sebuah minimarket tersebut mendadak viral di media sosial.

Hingga artikel ini diturunkan, unggahan itu telah belasan ribu kali disukai dan mendapat banyak komentar.

Beberapa warganet menyoroti beberapa produk yang ikut diboikot, seperti Aqua dan SGM. Mereka mempertanyakan apakah benar kedua produk tersebut ikut diboikot. Sebab, mereka tahunya kedua produk itu asli Indonesia dan banyak buruh bekerja di sana.

"Baru tahu SGM dari Prancis. Saya pikir produk lokal karena relatif murah," kata @agus*********.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Sumut Selidiki Video Penyerahan Segepok Uang Fee Proyek

Polda Sumut Selidiki Video Penyerahan Segepok Uang Fee Proyek

Sumut | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:37 WIB

Viral Aksi Pria Acungkan Senjata di Giant, Todong Resepsionis Hotel

Viral Aksi Pria Acungkan Senjata di Giant, Todong Resepsionis Hotel

Banten | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:26 WIB

DJ Katty Butterfly Bantah Mualaf karena Cerai dan Dipacari Aiman Ricky

DJ Katty Butterfly Bantah Mualaf karena Cerai dan Dipacari Aiman Ricky

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:26 WIB

Terkini

Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara

Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:42 WIB

Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan

Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:36 WIB

Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup

Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:35 WIB

Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026

Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:34 WIB

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:30 WIB

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:28 WIB

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?

Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:19 WIB

Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama

Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:09 WIB