Inspiratif! Ahli Bedah Top Ini Tidak Bisa Baca dan Tulis

Dythia Novianty

Minggu, 01 November 2020 | 06:05 WIB
Inspiratif! Ahli Bedah Top Ini Tidak Bisa Baca dan Tulis
Mamitu Gashe. [Hamlin.org]

Suara.com - Sebuah kisah inspiratif muncul dari seorang ahli bedah buta huruf yang kerap bertelanjang kaki di pegunungan Ethiopia, menjadi 'masa depan pengobatan Afrika'.

Mamitu Gashe, berusia 16 tahun ketika dia melahirkan anak pertamanya di sebuah gubuk berada di dataran tinggi pada 1963. Sebelum bayi laki-lakinya meninggal di dalam perut, dia mengalami fistula kebinan, cedera parah yang diderita selama persalinan traumatis yang membuat perempuan mengeluarkan urin dan feses tidak terkendali selama sisa hidup mereka.

Nasib membawanya ke ibu kota, Addis Ababa, di mana dia dirawat dokter legendaris Australia Catherine Hamlin - seorang perempuan yang akan menjadi mentor, ibu pengganti, dan teman seumur hidupnya.

Karena berhutang budi atas kesempatan keduanya dalam hidup, Mamitu (73), belajar mengoperasi fistula dengan meletakkan tangannya di atas ahli bedah besar Sydney dan menelusuri sayatannya yang rumit, saat dia berusaha menyelamatkan perempuan yang pernah digambarkan sebagai 'penderita kusta abad ke-20'.

Melalui kekeringan, kelaparan, dan rezim pembunuh, Dr Hamlin mengabdikan hari-harinya untuk tujuan ini sebelum kematiannya pada usia 96 pada 18 Maret 2020.

Tujuh bulan kemudian, anak didiknya yang berduka dan pendampingnya selama 57 tahun kembali melanjutkan warisan perempuan yang menyelamatkannya dari kehidupan yang semestinya diasingkan secara sosial, tunawisma, dan prostitusi.

Sebagaimana melansir laman Dailymail, Minggu (1/11/2020), penulis Inggris Sue Williams sedang melakukan perjalanan melintasi Ethiopia pada 2017, ketika dia mendapat izin mewawancarai Catherine Hamlin di rumah sakit fistula terkenal di Addis Ababa.

Di sana ia bertemu Mamitu, seorang perempuan pemalu tapi menarik, bertindak sebagai pengasuh Dr Hamlin.

"Saya bertanya-tanya apa ceritanya. Butuh sedikit upaya untuk meyakinkan tetapi akhirnya dia cukup mempercayai saya dan mengatakan bahwa dia siap untuk berbicara tentang hidupnya," kata Williams.

Cerita itu akan sangat berbeda seandainya Dr Hamlin dan suaminya yang Kiwi, Reg tidak menerima tawaran pekerjaan untuk meluncurkan sekolah kebidanan di Ethiopia pada 1959.

Ketika mereka tiba, mereka terkejut menemukan sejumlah gadis muda dengan fistula, dengan kondisi mengerikan yang tidak pernah terdengar di dunia Barat sejak awal 1800-an tetapi masih umum di Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara saat ini.

Sang ibu biasanya melahirkan bayi yang lahir mati sebelum mengetahui bahwa dia mengeluarkan air seni dan terkadang kotoran melalui vaginanya. Baunya tak tertahankan. Para suami seringkali menelantarkan istri yang dalam kondisi ini.

Mamitu melewati masa sulit dengan 10 kali operasi, tapi tidak dapat sepenuhnya sepenuhnya, membuatnya mandul, dan sering mengeluarkan urin tanpa sadar selama sisa hidupnya.

Keajaiban, dia memiliki suami yang memintanya untuk kembali ke desa mereka agar mereka bisa hidup bersama. Tapi Mamitu merasa masa depannya ada di rumah sakit, membantu Dr Hamlin merawat orang lain yang mengalami siksaan yang sama.

"Dia berdiri di sampingnya dan memohon padanya untuk pulang, tetapi karena dia tidak bisa memiliki anak, dia tidak ingin menahannya atau berubah pikiran," kata Williams.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Wabah Flu Babi Afrika Menghantui Filipina

Duh, Wabah Flu Babi Afrika Menghantui Filipina

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:39 WIB

Positif Covid-19, Menkes Negara Ini Pilih Dirawat di Rumah

Positif Covid-19, Menkes Negara Ini Pilih Dirawat di Rumah

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Menteri Kesehatan Afrika Selatan dan Istri Positif Corona

Menteri Kesehatan Afrika Selatan dan Istri Positif Corona

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 06:55 WIB

Status Covid-19 London Naik, Dewan Rakyat Inggris Larang Penjualan Alkohol

Status Covid-19 London Naik, Dewan Rakyat Inggris Larang Penjualan Alkohol

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:33 WIB

Bisa Tembus Harvard, Cuitan 'How It Started' Pria Ini Bikin Publik Takjub

Bisa Tembus Harvard, Cuitan 'How It Started' Pria Ini Bikin Publik Takjub

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 20:03 WIB

Sekelompok Anak Muda di Togo Ubah Tempat Pembuangan Sampah Jadi Kebun Sayur

Sekelompok Anak Muda di Togo Ubah Tempat Pembuangan Sampah Jadi Kebun Sayur

Video | Minggu, 11 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis

Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:57 WIB

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:55 WIB

122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya

122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh

Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:51 WIB

Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal

Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:43 WIB

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:38 WIB

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:37 WIB

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB