Berkostum Ninja, Seorang Pria Bunuh 2 Orang saat Pesta Halloween di Kanada

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 20:52 WIB
Berkostum Ninja, Seorang Pria Bunuh 2 Orang saat Pesta Halloween di Kanada
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria yang berkostum ninja dan membawa samurai ditangkap pada Minggu (1/11) karena dicurigai membunuh dua orang dan melukai lima lainnya padaperingatan Halloween di Kota Quebec, Kanada.

Menyadur Times, insiden penyerangan tersebut berlangsung selama hampir 2 jam pada Sabtu (31/10) saat perayaan Halloween di dekat hotel bersejarah Château Frontenac di Kota Quebec.

Menurut Kepala Kepolisian Quebec Robert Pigeon, polisi mengejar pria bersenjatakan pedang katana di pusat kota dengan berjalan kaki.

Kantor kejaksaan Quebec mengatakan Carl Girouard (24) menghadapi dua dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan lima dakwaan percobaan pembunuhan. Girouard menjalani persidangan melalui konferensi video hari Minggu dan sidang berikutnya diharapkan pada hari Kamis.

Polisi mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal menunjukkan motif tersangka melakukan serangan tersebut adalah pribadi, bukan terorisme.

Ilustrasi Halloween (Pixabay/artsmile)
Ilustrasi Halloween (Pixabay/artsmile)

"Tadi malam kami mengalami malam yang mengerikan ketika seorang pria berusia 24 tahun yang tidak tinggal di Kota Quebec datang ke sini dengan tujuan yang jelas untuk mencari korban sebanyak mungkin," kata Pigeon.

Pigeon mengatakan tersangka, yang berasal dari daerah Montreal, tidak memiliki catatan kriminal, tetapi "dalam konteks medis" lebih dari lima tahun yang lalu, dia telah menyampaikan niatnya untuk melakukan tindakan semacam ini.

Polisi pertama kali diberitahu tentang penusukan di dekat Majelis Nasional sesaat sebelum pukul 22:30 waktu setempat pada Sabtu, dan memperingatkan orang-orang untuk tetap di dalam rumah saat mereka memburu pelaku.

Kedua orang yang tewas itu diidentifikasi sebagai Francois Duchesne yang berusia 56 tahun dan Suzanne Clermont yang berusia 61 tahun.

Penduduk berkerumun di luar rumah Clermont, di mana mereka meletakkan sebuah kotak berisi bunga dan boneka kucing di pintu depan rumahnya.

Seorang tetangga mengatakan Clermont sedang keluar merokok ketika dia diserang. "Dia adalah teman saya," kata Lucie Painchaud, seorang tetangga korban.

Insiden serupa juga terjadi di dekat Musee National des Beaux-Arts du Quebec, tempat Duchesne bekerja dan dikenal sebagai karyawan yang sangat dicintai.

"Kami semua terkejut," kata juru bicara Linda Tremblay dalam sebuah pernyataan, menggambarkan serangan itu sebagai "tragedi yang tidak bisa dijelaskan dan tidak adil."

Kelima korban luka dibawa ke rumah sakit. "Beberapa memiliki laserasi yang sangat signifikan tetapi kami tidak mengkhawatirkan nyawa mereka," kata Pigeon.

Steve Jolicoeur, seorang fotografer lepas, mengatakan pria yang meninggal itu digorok tenggorokannya. Jolicoeur mengatakan ada orang lain yang disayat di pundaknya sementara yang lain di potong di kepala dan tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Bulan Terdampar Usai Kecelakaan, Kapal WNA Kanada Kabur dari Rupat

Dua Bulan Terdampar Usai Kecelakaan, Kapal WNA Kanada Kabur dari Rupat

Riau | Senin, 02 November 2020 | 08:42 WIB

Pria Misterius Pakai Baju Abad Pertengahan Tewaskan 2 Orang di Quebec

Pria Misterius Pakai Baju Abad Pertengahan Tewaskan 2 Orang di Quebec

News | Minggu, 01 November 2020 | 15:03 WIB

Ini Sosok Nova Stevens, Wanita Kulit Hitam Pemenang Miss Universe Canada

Ini Sosok Nova Stevens, Wanita Kulit Hitam Pemenang Miss Universe Canada

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:19 WIB

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:18 WIB

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

News | Senin, 13 April 2026 | 16:11 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB