Array

Tanggapi Gugatan Donald Trump, Kubu Joe Biden Siapkan Tim Hukum

Kamis, 05 November 2020 | 09:25 WIB
Tanggapi Gugatan Donald Trump, Kubu Joe Biden Siapkan Tim Hukum
Jill Biden dan Joe Biden (instagram.com/drbiden)

Suara.com - Adanya tuntutan dari Donald Trump untuk penghentian penghitungan suara serta hitung ulang pilpres AS di dua negara bagian rupanya membuat kubu Joe Biden pasang "kuda'kuda".

Dilansir dari Fox News (5/11/2020), tim kampanye Biden meluncurkan penggalangan dana yang didedikasikan untuk mengamankan hasil pemilu agar penghitungan suara dilaksanakan secara semestinya.

"Untuk memastikan agar setiap suara terhitung, kami membuat usaha proteksi pemilu terbesar yang pernah ada," ujar Biden melalui media sosial Twitter.

"Sebab Donald Trump bukanlah yang menentukan hasil dari pilpres AS, ini yang orang Amerika lakukan."

Manajer kampanye Biden, Jen O'Mailley Dilon juga mengirimkan email pada pendukung mereka, meminta mereka untuk terlibat dalam hal ini.

"Jika dia mengancam upaya ini, tim hukum kami juga akan bersiap," tutur Dilon.

Pennsylvania, negara bagian yang kini diperebutkan dengan sengit juga menghadapi gugatan dari kubu Trump. Mereka bahkan menurunkan tim hukum ke Philadelphia dan mengklaim bahwa terjadi kecurangan besar-besaran.

Pemilihan suara di Pilpres AS. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)
Pemilihan suara di Pilpres AS. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)

Pennsylvania dan North Carolina memiliki izin dai Mahkamah Agung negara tersebut yang memungkinkan untuk memperpanjang tenggat waktu untuk menerima surat suara.

Hal ini berarti bahwa hasil hitungan suara di tempat tersebut tak akan diketahui setidaknya hingga hari Jumat untuk Penssulvania dan 12 November untuk North Carolina, membuat tim hukum Trump mengajukan gugatan terkait hal tersebut.

Baca Juga: Isu Joe Biden Tak Bisa Kuasai Senat AS Buat Harga Emas Dunia Melemah

Trump mengatakan pada pengikutnya di Twitter bahwa mereka mengklaim kemenangan di dua negara bagian di atas plus Georgia.

Sementara itu kubu Trump juga mengklaim terjadinya kecurangan di Michigan, di mana saat ini Biden diproyeksikan unggul. Mereka menyebut bahwa mereka tak mendapat akses ke lokasi penghitungan suara untuk mengamati penghitungan sebagaimana dijamin oleh hukum Michigan.

"Kami telah mengajukan gugatan hari ini di Pengadilan Klaim Michigan untuk menghentikan penghitungan sampai akses telah diberikan, kami juga menuntut untuk meninjau surat suara yang dibuka diluar pengawasan kami. Presiden Trump berkomitmen untuk memastikan bahwa semua suara sah dihitung di Michigan dan di mana pun," ujar Bill Stepien, manajer tim kampanye Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI