Tangan Kiri Terpotong, Gadis 19 Tahun Dibunuh Teman yang Sakit Hati

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 06 November 2020 | 12:10 WIB
Tangan Kiri Terpotong, Gadis 19 Tahun Dibunuh Teman yang Sakit Hati
Ilustrasi mayat. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang gadis berusia 19 tahun di Malaysia ditemukan tak bernyawa dengan penuh luka sayat di tubuhnya dan tangan kiri yang terpotong. Belakangan, diketahui ia dihabisi oleh teman sendiri.

Menyadur Kosmo, Jumat (11/3/2020), Siti Nur Surya dibunuh oleh teman sekolahnya yang disebutkan sakit hati karena merasa dipermalukan.

Tak lama setelah Siti ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di ruang tamu rumahnya oleh sang adik pada awal pekan ini, polisi setempat langsung berhasil menemukan pelaku.

Kepolisian Terengganu menyebut tersangka yang merupakan perempuan berusia 19 tahun dan teman baik korban itu kini telah ditangkap.

Kepada polisi, tersangka mengaku merasa sakit hati oleh perkataan Siti yang menurutnya bernada ejekan.

"Katanya, awalnya dia hanya ke rumah korban hanya untuk ngobrol dan saat bercakap-cakap," ujar Kapolsek Terengganu Datuk Roslee Chik mengutip ucapan tersangka.

"Tersangka mengaku Siti Nur Surya telah mempermalukan dirinya, terutama soal status ekonomi dan penampilan keluarga," sambungnya.

Merasa sakit hati, tersangka lantas menyerang Siti yang kebetulan sedang memegang pisau.

Roslee menyebut, tersangka dengan menggunakan pisau, menusuk dan menyayat korban di bagian dada, leher, hingga wajah.

Panik mengetahui korban tak bergerak, tersangka lantas menebas pergelangan tangan kiri gadis malang itu hingga putus.

Sebelum kabur, tersangka mengambil sejumlah barang berharga guna membuat kesan Siti dihabisi oleh seorang perampok.

"Tersangka juga mengambil uang dan handphone milik korban untuk membuat pembunuhan itu seperti perampokan, sebelum melarikan diri menggunakan motor," imbuh Roslee.

Tersangka tertangkap setelah polisi menemukan petunjuk dari rekaman CCTV dekat kediaman korban yang terletak di daerah Telemong. 

Beberapa hari setelah kematian Siti, pihak keluarga masih trauma untuk kembali ke rumah dan memilih untuk tinggal di kediaman saudara, mengutip laporan Malay Mail. 

"Saya masih membayangkan jenazah Siti Nur Surya tergeletak dalam genangan darah di ruang tamu kami, dan itu membuat saya tak bisa kembali ke rumah kami di Telemong setelah insiden itu," tutur ayah Siti, Ismail Muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Tagih Utang, Bunda Maya Dihabisi Dibuang ke Sumur

Gegara Tagih Utang, Bunda Maya Dihabisi Dibuang ke Sumur

Riau | Kamis, 05 November 2020 | 07:44 WIB

Bunuh Anak karena Dicurigai Kena Corona, Ayah di Kudus Jadi Tersangka

Bunuh Anak karena Dicurigai Kena Corona, Ayah di Kudus Jadi Tersangka

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2020 | 19:51 WIB

Tolak Gugurkan Kandungan, Ellen Dibakar Hidup-hidup oleh Pacarnya

Tolak Gugurkan Kandungan, Ellen Dibakar Hidup-hidup oleh Pacarnya

News | Selasa, 03 November 2020 | 13:56 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB