Sekretaris FPI Klaim Ada Operasi Penjegalan Kepulangan Habib Rizieq

Rifan Aditya , Hernawan

Senin, 09 November 2020 | 07:19 WIB
Sekretaris FPI Klaim Ada Operasi Penjegalan Kepulangan Habib Rizieq
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, mengungkap adanya pihak-pihak yang berusaha menjegal kepulangan Habib Rizieq.

Munarman dalam program televisi Kabar Petang juga menyebut nama sosok yang dicurigainya ikut andil dalam penggagalan kepulangan Imam Besar FPI ini.

Habib Rizieq dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020) pagi.

Akan tetapi, Munarman mengklaim sampai saat ini masih ada upaya yang menghalanginya kembali ke Tanah Air.

Munarman mengungkit adanya akun palsu mengatasnamakan Habib Rizieq yang mengirim pesan kepada maskapai penerbangan terkait pembatalan tiket pesawat.

Sekretaris FPI Ungkap Adanya Pihak yang Berusaha Menjegal Kepulangan Habib Rizieq (YouTube/TVOneNews).
Sekretaris FPI Ungkap Adanya Pihak yang Berusaha Menjegal Kepulangan Habib Rizieq (YouTube/TVOneNews).

"Sampai 2 hari yang lalu masih ada upaya dari pihak gelap untuk membatalkan tiket dengan mengatasnamakan Habib Rizieq, akun palsu Habib Rizieq. Kita bisa lihat sampai hari terakhir ini ketika sudah clear persoalan di Arab tetap ada usaha dari pihak gelap dengan permainan canggih," ungkapnya dalam program Kabar Petang, Minggu (8/11/2020).

"Itu sudah terencana dilihat dari alamat email kantor, dan lain-lain. Tapi upaya itu dikonfirmasi pihak travel. Sampai detik ini masih ada penjegalan dan sabotase pemulangan Habib Rizieq," sambung Munarman.

Lebih lanjut, Munarman mengatakan ada sosok yang tidak suka kepada Habib Rizieq. Sosok itulah yang menggagalkannya pulang ke Indonesia.

Munarman menyebut nama Agus Maftuh, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi. Dia curiga bisa jadi Agus Maftuh ikut andil dalam upaya penjegalan kepulangan Habib Rizieq.

baca juga

Bukan tanpa sebab, Munarman menyebut Agus Mahftuh Abegebriel lantaran menurutnya Dubes RI tersebut seringkali melontarkan pernyataan yang mengatakan Habib Rizieq tidak bisa pulang.

"Tentu saja pihak-pihak yang selama ini melontarkan pernyataan bahwa Habib Rizieq tidak bisa pulang," kata Munarman.

"Dubes Agus Maftuh Abegebriel itu berkali-kali menyatakan gak bisa pulang. Mungkin dia mau buktikan omongan dengan cara yang tidak biasa. Itu dugaan karena Dubes ini bukan memfasiitasi tetapi malah mengeluarkan pernyataan Habib Rizieq tidak bisa pulang," lanjutnya.

Kemudian, Munarman membeberkan beberapa poin terkait kepulangan Habib Rizieq lantaran masih ada simpang siur soal kabar kepulangannya.

Pertama, Munarman menuturkan Habib Rizieq pulang ke Indonesia sesuai jadwal dan kembalinya dia ke Tanah Air bukan karena adanya overstay.

"Habib Rizieq tidak overstay karena visa tinggalnya masih berlaku," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Balik ke Indonesia, Habib Rizieq Disebut-sebut Sudah Jalani Tes PCR

Mau Balik ke Indonesia, Habib Rizieq Disebut-sebut Sudah Jalani Tes PCR

News | Minggu, 08 November 2020 | 21:43 WIB

Habib Rizieq Akan Langsung Ditangkap Setibanya di Indonesia? Ini Kata Polri

Habib Rizieq Akan Langsung Ditangkap Setibanya di Indonesia? Ini Kata Polri

News | Minggu, 08 November 2020 | 18:53 WIB

Pengacara Klaim Kasus-kasus yang Menjerat Rizieq Sudah Disetop Polisi

Pengacara Klaim Kasus-kasus yang Menjerat Rizieq Sudah Disetop Polisi

News | Minggu, 08 November 2020 | 18:14 WIB

Terkini

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

×