Penyambutan Habib Rizieq Menggetarkan, Cerminkan Kemuakan Pada Rezim

Siswanto

Selasa, 10 November 2020 | 15:59 WIB
Penyambutan Habib Rizieq Menggetarkan, Cerminkan Kemuakan Pada Rezim
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Penyambutan terhadap kedatangan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang ditunjukkan simpatisan dan pendukungnya, hari ini, merupakan perwujudan pelampiasan ketidakpuasan terhadap pemerintah, mereka selama merasakan ketidakadilan dalam penanganan hukum, demikian dikatakan Guru Besar Psikologi Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Achmad Mubarok, kepada Suara.com.

Kekecewaan terhadap kekuasaan semakin terpupuk, katanya, misalnya ketika masyarakat melihat bagaimana perlakuan hukum yang berbeda antara aktivis Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia dan anggota polisi yang terjerat kasus hukum. Aktivis tangannya diborgol dan ditunjukkan ke publik, sementara kalau oknum tidak demikian perlakuannya.

"Tadinya revolusi akhlak (yang diwacanakan Rizieq) dianggap bahaya, padahal itu justru lebih tinggi dari revolusi mental dari Jokowi. Revolusi akhlak itu sampai ke batin," kata Mubarok.

Setelah 3,5 tahun menetap di Arab Saudi, hari ini, Habib Rizieq pulang ke Jakarta.

Rizieq sesungguhnya tidak perlu dicemaskan pemerintah. Tetapi pemerintah memiliki pandangan yang cenderung negatif terhadap Rizieq, terlalu mengecilkan dan hal itu justru memicu gelombang dukungan yang besar kepada pendiri FPI itu, kata Mubarok.

Gelombang dukungan membesar, antara lain juga karena dipicu pernyataan-pernyataan pemangku kepentingan. Di antaranya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD yang meminta pihak berwajib mempersiapkan pengamanan menjelang Rizieq tiba di Indonesia, tetapi tidak perlu berlebihan.

"Ucapan Mahfud yang begitu justru menambah semangat pendukung Habib Rizieq, persiapan pengamanan dan lain-lain, itu justru menambah semangat," kata Mubarok.

Menurut Mubarok seharusnya Presiden Jokowi tadi pagi ikut menyambut kedatangan Rizieq di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menunjukkan dia memiliki jiwa besar.

"Sangat bagus kalau Jokowi jemput, hebat. Berjiwa besar," kata dia. "Habib Rizieq terbukti ada di hati masyarakat luas."

baca juga

Ketika dalam penyambutan tadi muncul nanyian Indonesia Raya, Mubarok mengaku ikut terharu dan menitikkan air mata.

Menurut Mubarok pihak yang paling khawatir dengan kepulangan Rizieq adalah pemerintah. "Karena mispersepsi. Selalu mempersepsi negatif," katanya. "Karena memang HRS tidak bisa dibendung, tetap kritis."

Minta maaf karena sebabkan macet

Sebagian calon penumpang yang akan naik pesawat terbang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pagi tadi, mengalami keterlambatan tiba di bandara dan terpaksa menjadwal ulang keberangkatan. Kejadian tersebut akibat jalur menuju bandara macet total karena adanya penyambutan kedatangan Habib Rizieq.

Sejak semalam, sebagian besar pengikut Habib Rizieq tiba di bandara, meskipun pesawat Saudia SV 816 yang membawa pemimpin Front Pembela Islam dari Arab Saudi tiba di Soekarno-Hatta pagi harinya.

Pengikut Habib Rizieq yang datang dari berbagai daerah bersuka cita menyambut kedatangan tokoh yang selama 3,5 tahun terakhir menetap di Arab Saudi. Rizieq selama ini didera berbagai isu negatif, tetapi hal itu sama sekali tak mengurangi penghormatan mereka terhadap Rizieq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×