3 Kali Tiket Pulang Dibatalkan Misterius, Habib Rizieq: Ini Permainan Gila

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 11 November 2020 | 08:50 WIB
3 Kali Tiket Pulang Dibatalkan Misterius, Habib Rizieq: Ini Permainan Gila
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pentolan FPI Rizieq Shihab mengaku tiga kali mengalami pembatalan tiket penerbangan menuju Indonesia secara misterius. Ia nyaris tak bisa kembali ke Indonesia pada Selasa (10/11/2020) karena ada pihak yang diyakininya berusaha membatalkan kepulangannya.

Setibanya di Indonesia, Habib Rizieq langsung menceritakan kisah tersebut dalam ceramahnya yang diunggah oleh kanal YouTube Front TV.

Rizieq mengaku, ia sudah memesan tiket pulang ke Indonesia pada 9 November kemarin. Namun, tiba-tiba ada oknum yang membuat email mengatasnamakan dirinya meminta pihak travel membatalkan tiket tersebut.

"Saya sudah beli tiket penerbangan 9 November, tiba-tiba dari Indonesia ada yang buat email atas nama saya. Namanya Habib Muhammad Rizieq Syihab dan pakai foto saya. Email ini dikirim ke travel tempat saya memesan tiket," kata Rizieq seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/11/2020).

Saat itu pihak travel langsung menghubungi Rizieq secara langsung untuk mengonfirmasi pesan email tersebut. Sontak, Rizieq terkejut dan membantah email tersebut dibuat olehnya.

Namun, ternyata masalah tak berhenti sampai disitu. Upaya pembatalan tiket kepulangan terjadi beberapa hari sebelum jadwal kepulangannya.

Kali ini ada pihak yang membuat email palsu mengatasnamakan travel tempatnya membeli tiket.

"Malam Ahad lalu saat saya ke Riyadh ada gerakan lagi, mereka buat email atas nama travel tempat saya beli tiket. Travel ini ambil tiket ke marketing Saudia, kursi Saudia itu sudah diborong oleh marketing di Turki, di Istanbul," tuturnya.

Dalam email tersebut, pihak travel meminta agar jadwal penerbangan Rizieq bersama istri dan kedua anaknya dibatalkan.

baca juga

"Ada email atas nama travel dikirim ke Istanbul, mereka minta supaya jadwal saya istri dan kedua putri saya dibatalkan. Jadi malam Ahad itu sudah batal saya punya jadwal," lanjutnya.

Mengetahui ada pihak yang menginginkan ia batal pulang, Rizieq menyusun strategi. Ia tidak mengumumkan pembatalan tiket tersebut agar tak ada pihak yang berusaha membatalkan kepulangannya.

Rizieq terus berusaha mencari tiket lain dengan waktu keberangkatan di hari yang sama. Ternyata, siasat tersebut membuahkan hasil.

Rizieq mendapatkan kode booking baru dari pihak travel dengan adanya tambahan biaya. Penerbangan dilakukan ditanggal yang sama.

"Ada tambahan biaya, kita tambah biaya. Tetap kita minta tanggal itu untuk kita dapat kursi. Kita diam, kita tidak umumkan kalau punya tiket baru. Lancar semua," ujar Rizieq.

Namun ketegangan kembali terjadi. Pada pukul 11.00 waktu setempat, Rizieq telah meminta orang untuk melakukan check in pesawat. Proses tersebut selesai sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

"Tiba-tiba jam 16.00 di bandara dapat panggilan saya punya putri yang satu tiketnya batal. Ini permainan gila-gilaan," papar Rizieq.

Rizieq mengaku bingung dengan pembatalan tiket secara mendadak tersebut. Terlebih alasan pembatalan tidak masuk akal.

"Kita konfirmasi bagaimana bisa batal?Alasannya ada ATM palsu lah, ada orang mengaku bahwa ATM-nya dipakai, duitnya dicuri dan sebagainya," jelas Rizieq.

Rizieq menilai ada pihak yang benar-benar berusaha keras membatalkan kepulangannya ke Indonesia.

Pasalnya, jika anak Rizieq tak bisa pulang maka Rizieq sebagai kafil (penjamin) tak diperbolehkan pergi.

Hal itu membuat pihak otoritas Arab Saudi keheranan. Menurut Rizieq, peristiwa yang dialaminya baru pertama kali terjadi di Arab Saudi.

"Alhamdulillah otoritas Saudi bantu kita. Mereka juga kaget, ada apa ini kok pembatalan bisa begini. Mereka enggak pernah alami ini semua," ungkap Rizieq.

Setelah sejam melakukan negosiasi, akhirnya masalah bisa diatasi. Rizieq dan keluarga diperbolehkan masuk ke ruang tunggu pukul 18.00 waktu setempat dan naik pesawat pukul 19.00 waktu setempat.

"Akhirnya jam 17.00 semua bisa teratasi. Jam 18.00 kita bisa masuk ke ruang tunggu dan jam 19.00 kita sudah bisa berangkat. Alhamdulillah," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Sahal: Habib Rizieq Mengaitkan Jokowi dengan Gembong Komunis

Gus Sahal: Habib Rizieq Mengaitkan Jokowi dengan Gembong Komunis

News | Rabu, 11 November 2020 | 08:40 WIB

Disambut Banyak Orang, Rizieq Shihab Malah Dibandingkan dengan Soekarno

Disambut Banyak Orang, Rizieq Shihab Malah Dibandingkan dengan Soekarno

News | Rabu, 11 November 2020 | 08:41 WIB

Habib Rizieq Pulang, Fadli Zon Usul Dubes RI untuk Arab Saudi Dicopot

Habib Rizieq Pulang, Fadli Zon Usul Dubes RI untuk Arab Saudi Dicopot

News | Rabu, 11 November 2020 | 08:36 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB