ILC Edisi Kepulangan Habib Rizieq Batal, Disebut-sebut Ada 'Tangan Gaib'

Rifan Aditya , Hernawan

Rabu, 11 November 2020 | 10:29 WIB
ILC Edisi Kepulangan Habib Rizieq Batal, Disebut-sebut Ada 'Tangan Gaib'
Fadli Zon Angkat Bicara Soal Batalnya Acara ILC (YouTube/Fadli Zon Official).

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Gerindra angkat bicara mengenai batalnya acara Indonesia Laywers Club (ILC) Edisi Kepulangan Habib Rizieq yang rencananya akan dilangsungkan semalam, Selasa (10/11/2020).

Fadli Zon mengaku dirinya sempat dihubungi Karni Ilyas untuk menjadi narasumber dalam acara tersebut. Namun saat hendak berangkat, tiba-tiba dia mendapatkan kabar ILC dibatalkan.

"Tanggal 9-10 kemarin, saya kebetulan berada di Bandung karena ada sejumlah kegiatan termasuk kegiatan DPR RI dengan masyarakat dan tokoh sunda," ungkap Fadli Zon dilansir dari tayangan dalam Kanal YouTube-nya, Selasa (10/11/2020) malam.

"Saya mendapat undangan untuk menjadi narasumber acara ILC yang seharusnya terjadi pada tgl 10 November 2020 dengan tema tentang Habib Rizieq, kembalinya atau pulangnya dia. Nah saya sudah oke dan kembali ke Jakarta lebih awal ketika sudah selesai urusan. Itu untuk mengejar acara ILC. Tapi di jalan, saya ditelfon bahwa acara ILC yg sangat penting itu dibatalkan," sambung dia.

Fadli Zon Angkat Bicara Soal Batalnya Acara ILC (YouTube/Fadli Zon Official).
Fadli Zon Angkat Bicara Soal Batalnya Acara ILC (YouTube/Fadli Zon Official).

Fadli Zon mengatakan, tidak ada alasan yang jelas dari penyelenggara terkait pembatalan acara ILC.

Namun, Fadli Zon menduga ada 'tangan ghaib' yang memang sengaja meminta acara tersebut dibatalkan.

"Tidak ada alasan, tapi kita sama-sama tahu kenapa ILC dibatalkan. Saya kira ada tangan gaib yang mungkin menelfon atau meminta ILC dibatalkan," tegas Fadli Zon.

Fadli Zon tidak sepakat dengan pembatalan acara ILC. Menurutnya, pembatalan itu merupakan bentuk pengekangan dan pembungkangan pers di tengah arus demokrasi.

Dengan lantang, dia menyebutnya sebagai ironi.

baca juga

"Bagi saya, ini pengekangan atau pembungkaman kebebasan pers di era demokrasi," ucap dia.

"Sebuah ironi dan mudah-mudahan ini terakhir kali terjadi. Kalau ini terus-terus terjadi justru melukai dan menciderai demokrasi kita," lanjut Fadli.

Kepada pihak yang meminta ILC dibatalkan, Fadli Zon berujar itu bukan bentuk sebuah keberhasilan.

Justru sebaliknya, hal itu merupakan simbol cacatnya demokrasi di negara Indonesia.

Fadli Zon mengingatkan, pers dan media juga merupakan komponen penting dalam pelaksanaan demokrasi negara.

"Pihak yang meloby pembatalkan harus dicatat, ini bukan suatu keberhasilan. Ini justru kegagalan dan contoh yg sangat buruk thdp demokrasi. Harus diingat pers atau media adalah pilar keempat demokrasi," terang Fadli Zon.

"Pemerintah tidak perlu khawatir. Demokrasi kadang ada kegaduhan. Tapi itu pilihan kita. Ini perintah dari konstitusi untuk menyatakan pendapat baik lisan dan tulisan. Berekspresi berkumpul dan menyatakan itu dijamin konstitusi kita, UUD 1945," tandas Fadli menutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Veronica Koman Ternyata Pernah Jadi Anak Angkat Pasutri FPI

Terungkap! Veronica Koman Ternyata Pernah Jadi Anak Angkat Pasutri FPI

Jatim | Rabu, 11 November 2020 | 09:43 WIB

Baru Pulang, Habib Rizieq Dituduh Kaitkan Jokowi dengan Gembong Komunis

Baru Pulang, Habib Rizieq Dituduh Kaitkan Jokowi dengan Gembong Komunis

Kalbar | Rabu, 11 November 2020 | 09:43 WIB

Habib Rizieq Ungkap 3 Kali Tiket Pulang Dibatalkan Secara Misterius

Habib Rizieq Ungkap 3 Kali Tiket Pulang Dibatalkan Secara Misterius

Jatim | Rabu, 11 November 2020 | 09:38 WIB

Terkini

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB