Tengku: Nggak Ketua Umumnya, Nggak Anak Buahnya Tak Henti Serang Anies

Siswanto | Suara.com

Rabu, 11 November 2020 | 15:33 WIB
Tengku: Nggak Ketua Umumnya, Nggak Anak Buahnya Tak Henti Serang Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kediamannya, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2020) malam. (FPI)

Suara.com - Semalam, Gubernur Jakarta Anies Baswedan menemui Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Beberapa jam sebelumnya, Habib Rizieq baru tiba dari Arab Saudi setelah 3,5 tahun menetap di sana.

Habib Rizieq yang baru pulang dari luar negeri dan disambut ribuan pendukungnya di tengah pandemi Covid-19 serta ditemui Anies pada malam harinya, mendapat sorotan dari anggota DPRD Jakarta Fraksi PDI Perjuangan.  

Tetapi usulan polikus PDI Perjuangan agar Anies dievaluasi langsung direspons dengan keras oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain. Tengku merupakan tokoh yang datang ke rumah Habib Rizieq dalam waktu hampir bersamaan dengan kedatangan Anies. 

"PDIP dorong Kemendagri evaluasi Anies karena jumpai HRS di masa pandemi Covid. Aturan apa yang beliau langgar?" kata Tengku.

Menurut Tengku, pertemuan semalam dilaksanakan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Dan saya dengar sendiri beliau datang menawarkan tes swab pada HRS dan keluarganya. Sampai di sini PDIP paham...?" kata Tengku.

Alasan politikus PDIP mengusulkan supaya Anies dievaluasi karena tindakan Anies menemui Habib Rizieq dinilai melanggar aturan menyangkut pencegahan penyebaran Covid-19. Menurut dia, seharusnya Habib Rizieq lakukan isolasi dan tidak ditemui oleh siapapun.

"Saya semakin heran melihat sepak terjang partai berlambang kerbau merah ini. Enggak ketua umumnya, nggak anak buahnya tidak berhenti berhenti menyerang Anies, gubernur terbaik NKRI saat ini, dengan prestasi yang diakui di Indonesia dan di mancanegara," katanya.

"Kali ini ada suara miring dan nyaring yang meminta Kemendagri mengevaluasi sosok Anies sebagai gubernur DKI. Kata orang itu dia tidak mempersoalkan pertemuan dengan HRS, tapi yang dipersoalkannya adalah karena pertemuan dilakukan di saat ada pembatasan di DKI karena pandemi Covid." 

Tengku menekankan pertemuan malam itu berlangsung sesuai protokol kesehatan yang ketat. Dalam pertemuan, kata dia, tidak ada jabat tangan, menjaga physical distancing dan memakai masker.

Di ujung pertemuan itu, Tengku mengaku kagum dengan Anies. Dia menggambarkan Anies dengan sopan santun dan suara lunak, menawarkan kepada keluarga Habib Rizieq agar segera dilakukan swab test esok harinya.

"IB HRS sempat menjawab bahwa beliau sekeluarga sudah di swab test sebelum berangkat pulang dari Jeddah. Namun, Anies menimpali semestinya dilakukan swab test ulang setelah pertemuan malam itu. Karena HRS dan keluarga sudah kontak dengan banyak orang. Kata beliau, "besok akan saya kirim tim medis kemari..." Sontak HRS menimpali, "baik Pak Anies...!"

Kejadian semalam membuat Tengku merasa semakin yakin bahwa Anies memang menghormati ulama, tapi juga bertanggungjawab akan tugasnya dalam menangani pandemi Covid sesuai juknis yang ada.

"Penghormatan beliau pada ulama tidak lantas membuat beliau melanggar prosedur penanganan Covid yang telah beliau buat sendiri."

"O, ya satu lagi, beliau datang di luar jam dinas dan memakai mobil pribadi Kijang Inova model lama, bukan milik negara. Hebat bukan...? Semoga Anies ke depan semakin matang untuk tampil sebagai anak bangsa terbaik dalam memimpin NKRI ke depan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:27 WIB

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:24 WIB

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:23 WIB

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB