facebook

Jawab Kritik Mega, Ulil: Kita Harus Fair, Adil ke Pak Jokowi dan Pak Anies

Siswanto
Jawab Kritik Mega, Ulil: Kita Harus Fair, Adil ke Pak Jokowi dan Pak Anies
Presiden Jokowi makan siang bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rumah Makan Medan Baru, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (26/1/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

"Jakarta makin amburadul? Ndaklah, Bu. Ada perkembangan yang layak dipuji," kata Ulil.

Suara.com - Pernyataan Megawati Soekarnoputri kembali memicu polemik. Kali ini, dia mengritik pengelolaan Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan yang disebutnya semakin amburadul karena seharusnya kota ini sekarang menjadi "City of Intellectual."

Cendekiawan muslim Ulil Abshar-Abdalla mengoreksi kalimat "City of Intellectual" yang disampaikan Megawati, seharusnya "Student City."

Ulil mengatakan Jakarta memang tidak mendapatkan gelar "City of Intellectual," tetapi para kaum intelektual terbaik dari pelbagai pelosok negeri ini berbondong-bondong ingin tinggal di Jakarta.

"Jakarta makin amburadul? Ndaklah, Bu. Ada perkembangan yang layak dipuji. Misalnya, kawasan Cikini saat ini makin indah. Enak untuk jalan kaki. Trotoarnya lebar. Begitu juga Jalan  Wahid Hasyim hingga Sabang, makan ramah buat pejalan kaki," kata Ulil melalui media sosial.

Baca Juga: Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Tengku Zul Sebut Ada yang Kalap

Menurut Ulil membandingkan Joko Widodo ketika masih menjabat gubernur Jakarta dengan Anies mesti fair. Keduanya telah melakukan banyak hal untuk Indonesia dan Jakarta. Ada yang kurang dan harus dikritik, tetapi ada kemajuan juga yang mesti dihargai. 

"Jakarta banyak kok perkembangannya di bawah Anies. Ndak bisa diingkari," kata Ulil.

Ulil mengajak semua kalangan mengembangkan budaya kritik yang sekaligus dibarengi dengan apresiasi sehingga tidak terjatuh pada "penyakit politik" Amerika sekarang ini. Di Amerika, kata Ulil, polarisasi politik sudah begitu parah; birpartisanisme atau sikap adil pada kedua belah pihak sulit dicapai.

"Yang jelas, dalam hal "alertness", kewaspadaan dan kesigapan menghadapi pandemi, Guberner Anies bersikap tepat, dan jauh kebih baik dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, dia GUBENER. Ini harus kita apresiasi," kata Ulil. Ulil nampaknya sengaja menulis gubernur menjadi gubener.

Dibanding kota-kota lain di Indonesia, menurut Ulil, Jakarta jelas punya "keuntungan" yang tak dimiliki tempat lain. Misalnya,  fakta bahwa kinerja pemerintah Jakarta selalu disorot oleh publik luas, termasuk dari luar DKI, ini jelas positif, kata Ulil.

Baca Juga: Hasto Jelaskan Maksud Sebenarnya Ucapan Mega Tanyakan Kontribusi Milenial

Pemda DKI menjadi hati-hati dalam bekerja. "Diawasi itu berkah lho!" katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar