Jawab Kritik Mega, Ulil: Kita Harus Fair, Adil ke Pak Jokowi dan Pak Anies

Siswanto

Rabu, 11 November 2020 | 16:06 WIB
Jawab Kritik Mega, Ulil: Kita Harus Fair, Adil ke Pak Jokowi dan Pak Anies
Presiden Jokowi makan siang bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rumah Makan Medan Baru, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (26/1/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pernyataan Megawati Soekarnoputri kembali memicu polemik. Kali ini, dia mengritik pengelolaan Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan yang disebutnya semakin amburadul karena seharusnya kota ini sekarang menjadi "City of Intellectual."

Cendekiawan muslim Ulil Abshar-Abdalla mengoreksi kalimat "City of Intellectual" yang disampaikan Megawati, seharusnya "Student City."

Ulil mengatakan Jakarta memang tidak mendapatkan gelar "City of Intellectual," tetapi para kaum intelektual terbaik dari pelbagai pelosok negeri ini berbondong-bondong ingin tinggal di Jakarta.

"Jakarta makin amburadul? Ndaklah, Bu. Ada perkembangan yang layak dipuji. Misalnya, kawasan Cikini saat ini makin indah. Enak untuk jalan kaki. Trotoarnya lebar. Begitu juga Jalan  Wahid Hasyim hingga Sabang, makan ramah buat pejalan kaki," kata Ulil melalui media sosial.

Menurut Ulil membandingkan Joko Widodo ketika masih menjabat gubernur Jakarta dengan Anies mesti fair. Keduanya telah melakukan banyak hal untuk Indonesia dan Jakarta. Ada yang kurang dan harus dikritik, tetapi ada kemajuan juga yang mesti dihargai. 

"Jakarta banyak kok perkembangannya di bawah Anies. Ndak bisa diingkari," kata Ulil.

Ulil mengajak semua kalangan mengembangkan budaya kritik yang sekaligus dibarengi dengan apresiasi sehingga tidak terjatuh pada "penyakit politik" Amerika sekarang ini. Di Amerika, kata Ulil, polarisasi politik sudah begitu parah; birpartisanisme atau sikap adil pada kedua belah pihak sulit dicapai.

"Yang jelas, dalam hal "alertness", kewaspadaan dan kesigapan menghadapi pandemi, Guberner Anies bersikap tepat, dan jauh kebih baik dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, dia GUBENER. Ini harus kita apresiasi," kata Ulil. Ulil nampaknya sengaja menulis gubernur menjadi gubener.

Dibanding kota-kota lain di Indonesia, menurut Ulil, Jakarta jelas punya "keuntungan" yang tak dimiliki tempat lain. Misalnya,  fakta bahwa kinerja pemerintah Jakarta selalu disorot oleh publik luas, termasuk dari luar DKI, ini jelas positif, kata Ulil.

baca juga

Pemda DKI menjadi hati-hati dalam bekerja. "Diawasi itu berkah lho!" katanya.

Kemudian, kata Ulil, kota lain tidak seberuntung DKI adlam aspek "dicereweti" oleh netizen ini. Akibatnya, tidak ada insentif yang kuat untuk berbenah secara serius. "Dicereweti publik memang menjengkelkan. Tetapi, percayalah, itu membawa berkah banyak," katanya.

Ulil kemudian mengapresiasi sikap politikus Partai Solidaritas Indonesia di DPRD Jakarta. Menurut dia seharusnya di DPR ada fraksi yang sekritis PSI.

"Walau mungkin banyak yang ndak suka PSI di DKI, tetapi keberadaan partai anak-anak muda ini di DPRD DKI ini punya kontribusi penting: bersuara lantang untuk mengawasi kinerja gubernur. Sayang ndak ada fraksi yang "serewel" PSI di tingkat DPR untuk mengawasi pemerintah pusat," kata dia.

Ulil berharap Fraksi Demokrat dan PKS bisa se"rewel" PSI di tingkat DKI. "Sekarang ini, partai besar dan menengah sudah dirangkul oleh pemerintah. Di satu pihak, bagus untuk mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah. Tapi bisa buruk karena melemahkan kontrol, dan memperkuat kartel partai."

Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan Jhonny Simanjutak mengatakan kritik ketua umumnya bukan dalam rangka memecah belah warga. Namun, kata dia, untuk memperbaiki kinerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi-Aksi Megawati di HUT PDIP, Sebut Jokowi 'Nyusahin' sampai Usir Halus Kader yang Tak Sehati

Aksi-Aksi Megawati di HUT PDIP, Sebut Jokowi 'Nyusahin' sampai Usir Halus Kader yang Tak Sehati

Video | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:15 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB