Masih Ngeyel, Tim Kampanye Trump Tuntut Michigan Batalkan Kemenangan Biden

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 16:27 WIB
Masih Ngeyel, Tim Kampanye Trump Tuntut Michigan Batalkan Kemenangan Biden
Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Tim kampanye Donald Trump pada Rabu (11/11/2020) menuntut negara bagian Michigan untuk membatalkan klaim hasil pemilu yang dimenangkan oleh Joe Biden.

Menyadur Channel News Asia, dalam pengaduan yang diajukan di pengadilan federal Michigan barat, banyak orang telah menyerahkan pernyataan tertulis terakit dugaan pelanggaran dalam pemungutan suara.

Pelanggaran dalam pemungutan suara itu berfokus pada kubu Demokrat di Wayne County, yang mencakup Detroit.

Pihak Trump menuding adanya surat suara ilegal dan tidak memenuhi syarat namun tetap dihitung, serta partai Republik yang tidak mematuhi jaga jarak enam kaki di Michigan.

Lebih jauh, pengaduan itu menuntut hasil pemilu tidak boleh disertifikasi sebelum memastikan semua surat suara telah dihitung dnegan benar, dan pemilihan khusus mungkin diperlukan di daerah yang bermasalah.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Michigan, Jake Rollow, mengatakan tim kampanye Trump menyebarkan klaim palsu untuk mengikis kepercayaan publik dalam pemilihan Michigan.

"Itu tidak mengubah kebenaran: pemilihan Michigan dilakukan secara adil, aman, transparan, dan hasilnya merupakan cerminan akurat dari keingian rakyar," ujar Rollow.

Trump sebelumnya telah menolak untuk mengakui Biden lebih unggul, membuat klaim tanpa bukti tentang adanya penipuan yang membuatnya kehilangan kemenangan.

Pakar hukum AS mengatakan beragam tuntutan dan penolakan terkait hasil pilpres dari kubu partai Republik tidak akan memungkinkan Trump kembali menjabat di Gedung Putih.

Joe Biden sebelumnya menyebut penolakan Trump dalam mengakui kekalahannya pada pemilu sebagai "memalukan" dan mengatakan sengketa itu tak penting.

"Saya hanya menganggap ini memalukan, jujur saja," kata Biden ketika ditanya apa pandangan dia terhadap keengganan Trump untuk mengakui kalah pemilu 3 November.

"Bagaimana saya bisa mengatakan hal ini secara bijaksana? Saya pikir hal ini tidak akan membantu yang diwariskan presiden," kata Biden kepada wartawan di kota kelahirannya Wilmington, Delaware.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Mungkin Dilakukan Donald Trump Setelah Tinggalkan Gedung Putih

Apa yang Mungkin Dilakukan Donald Trump Setelah Tinggalkan Gedung Putih

News | Kamis, 12 November 2020 | 13:48 WIB

Pemilu AS 2020: Apa yang Perlu Anda Ketahui Sekarang

Pemilu AS 2020: Apa yang Perlu Anda Ketahui Sekarang

News | Kamis, 12 November 2020 | 13:43 WIB

Pilpres AS: 5 Juta Surat Suara di Georgia akan Dihitung Manual!

Pilpres AS: 5 Juta Surat Suara di Georgia akan Dihitung Manual!

News | Kamis, 12 November 2020 | 10:16 WIB

Terkini

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:24 WIB

Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!

Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:22 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Ono Surono Usai Penggeledahan Rumahnya

KPK Buka Peluang Periksa Ono Surono Usai Penggeledahan Rumahnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:16 WIB

Baleg DPR Kaji Badan Baru Pengelola Data Nasional di RUU SDI

Baleg DPR Kaji Badan Baru Pengelola Data Nasional di RUU SDI

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:11 WIB

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:59 WIB

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB