Bagikan Video Ceramah Gus Baha soal Berkah Kata Lonte, Ustaz Maaher Dikecam

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 16 November 2020 | 07:45 WIB
Bagikan Video Ceramah Gus Baha soal Berkah Kata Lonte, Ustaz Maaher Dikecam
Pendapat Maaher soal Presiden Prancis. (Twitter/@ustadzmaaher_)

Suara.com - Ustaz Maaher At-Thuwailibi membagikan audio suara ulama Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha yang ceramah soal berkah kata 'lonte'. 

Melalui akun Twitter @ustadzmaaher_, Maaher mengunggah video berisi potongan ceramah Gus Baha yang menyebut adanya keberkahan dari sebutan lonte bagi orang nakal.

Dalam video berisi potongan ceramah yang diunggah oleh Maaher tersebut, Gus Baha membahas mengenai lonte yang dianggap menjijikkan namun membawa berkah.

Potongan ceramah tersebut viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Berikut potongan ceramah Gus Baha dalam video yang diunggah Maaher tersebut.

Maaher sebut Gus Baha lonte (Twitter/ustadzmaaher_)
Maaher sebut Gus Baha lonte (Twitter/ustadzmaaher_)

"Contoh paling mudah semoga kita dapat berkah dari contoh ini. Sebetulnya dalam etika Jawa, berkah kebenaran orang nakal harus dikatakan sundal atau lonte

Itu kelontean dan kesundalan akan tabu terus, selama orang masih ngomong untuk lonte itu sundal, untuk WTS itu lonte atau sundal

Artinya apa, orang masih jijik atau merendahkan derajat mereka yang berprofesi sebagai lonte atau sundal. Dan ini baik bagi agama, bagi keberlangsungan moral. Karena masih ada yang menjijikkan proses yang salah

Meskipun kita sebagai ulama, sebagai tokoh masyarakat tentu mereka tetap kita kasih ruang untuk taubat, juga kita kasih hak-hak martabatnya sebagai manusia. Tapi kita akan tetap bilang itu lonte atau apa."

Meskipun video ceramah Gus Baha tersebut diduga terjadi jauh sebelum perseteruan Ustaz Maaher dan Nikita Mirzani, banyak warganet menjadikan videonya sebagai balasan untuk Maaher.

"Ulama besar NU (Gus Baha): harus kita katakan lonte!" ujar Maaher seperti dikutip Suara.com, Senin (16/11/2020).

Cuitan Maaher tersebut dinilai ambigu dan malah menuai kecaman keras dari publik. Banyak warganet menyayangkan sikap Maaher yang memantik keributan di kalangan ulama.

Belakangan, Maaher melontarkan cacian kepada Nikita lantaran tak terima Rizieq Shihab disebut sebagai habib tukang obat.

Bahkan, Maaher juga menyebut Nikita sebagai lonte dan mengancam akan mengepung kediaman Nikita dengan pasukan berjumlah 800 orang. Namun, ancaman tersebut tidak terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Miftah Kecam Aksi Ustaz Maaher Katai Nikita Mirzani Lonte

Gus Miftah Kecam Aksi Ustaz Maaher Katai Nikita Mirzani Lonte

Entertainment | Senin, 16 November 2020 | 06:00 WIB

Ade Armando: Nikita Mirzani Disuruh Jokowi Menghadapi Habib Rizieq

Ade Armando: Nikita Mirzani Disuruh Jokowi Menghadapi Habib Rizieq

Kalbar | Minggu, 15 November 2020 | 17:07 WIB

Buntut Lonte, Hari Ini Nikita Mirzani Laporkan Ustaz Maaher ke Polisi

Buntut Lonte, Hari Ini Nikita Mirzani Laporkan Ustaz Maaher ke Polisi

Jakarta | Senin, 16 November 2020 | 06:15 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:28 WIB

Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!

Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:25 WIB

Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak

Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:25 WIB

Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna

Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:18 WIB

Mendagri Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja 2027

Mendagri Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja 2027

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Memanas: Asuransi Tolak Jamin Kapal RI, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Energi

Selat Hormuz Memanas: Asuransi Tolak Jamin Kapal RI, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Energi

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:09 WIB

Said Iqbal Ungkap Prabowo Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Mau Dihapus?

Said Iqbal Ungkap Prabowo Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Mau Dihapus?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:58 WIB

Sikat 'Tangan Kanan' Sony Sanjaya! Asep Yusuf Ditetapkan Tersangka usai Akali Jatah Dapur MBG

Sikat 'Tangan Kanan' Sony Sanjaya! Asep Yusuf Ditetapkan Tersangka usai Akali Jatah Dapur MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:54 WIB

Terungkap! Makelar Minta Rp1,6 Miliar ke Pemkab Muara Enim untuk Ubah Hasil Audit BPK

Terungkap! Makelar Minta Rp1,6 Miliar ke Pemkab Muara Enim untuk Ubah Hasil Audit BPK

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:51 WIB

Dari OTT Muara Enim, KPK Sita Uang Rp 200 Juta, Mobil, dan Dokumen

Dari OTT Muara Enim, KPK Sita Uang Rp 200 Juta, Mobil, dan Dokumen

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:35 WIB