Habib Rizieq Akan Gabung ke PKS? Ini Kata Refly Harun

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 16:54 WIB
Habib Rizieq Akan Gabung ke PKS? Ini Kata Refly Harun
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun angkat bicara mengenai kemungkinan bergabungnya Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ke dalam tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Refly Harun mengatakan, kemungkinan itu tidak mengherankan dan bisa saja terjadi apabila kedua belah pihak memiliki pandangan yang sama, menjadi opisi Pemerintahan Presiden Jokowi.

Opini Refly Harun tersebut berangkat dari sepenggal video yang berisi ungkapan Habib Rizieq akan mendukung PKS dalam Pilpres 2024.

"Kalau benar potongan video tersebut Habib Rizieq akan menyalurkan aspirasinya ke PKS. Tentu hal itu merupakan kebahagaiaan tersendiri bagi PKS. Pilihan tersebut tidak mengherankan. Kenapa begitu?" ujar Refly Harun dikutip Suara.com dari tayangan dalam Kanal YouTube miliknya.

Refly Harun Mengomentari Hubungan Habib Rizieq dan PKS (YouTube/Refly Harun).
Refly Harun Mengomentari Hubungan Habib Rizieq dan PKS (YouTube/Refly Harun).

Refly Harun menegaskan, bisa dipahami apabila pandangan politik Habib Rizieq memang mengarah ke PKS.

Pasalnya, menurut Refly ada dua kecocokan antara Habib Rizieq dan PKS yakni sama-sama oposisi pemerintahan Jokowi serta basis Islam yang kuat.

"PKS menunjukkan sikap oposisi dan itu yang juga selalu disuarakan Habib Rizieq. Kalau diperhatikan, Habib Rizieq kan frontal terhadap pemerintahan yang ada," ungkap Refly Harun.

Kemudian, Refly Harun mengatakan PKS dan Habib Rizieq sama-sama memiliki basis massa Islam yang besar.

Hal itu membuat keduanya dapat mengerahkan aliansi strategis yang kuat.

"PKS partai islam dan berbasis massa islam. Cocok dengan Habib Rizieq," ucap Refly.

Terkait alasan tidak dipilihnya partai Islam lain, Refly Harun menuturkan karena hanya PKS yang beroposisi terhadap Presiden Jokowi.

"Partai Islam lain tidak menunjukkan sikap oposisi. Misal PKB bagian dari Istana, demikian dengan P3," ujar Refly.

"Pilihan dukung PKS masuk akal," tandasnya.

Sebelumnya, PKS tawari Habib Rizieq menjadi kader PKS. Tak hanya itu, jika mau, Habib Rizieq akan mejadi salah satu petinggi partai tersebut.

Hal itu dikatakan Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat berkunjung ke kediaman Habib Rizieq Shihab pada Rabu (11/11/2020) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaporan Pendukung Habib Rizieq Terhadap Nikita Ditolak, Ini Penyebabnya

Pelaporan Pendukung Habib Rizieq Terhadap Nikita Ditolak, Ini Penyebabnya

Jakarta | Senin, 16 November 2020 | 16:45 WIB

Soal Acara Habib Rizieq, Polisi Akan Periksa Gubernur Anies Baswedan

Soal Acara Habib Rizieq, Polisi Akan Periksa Gubernur Anies Baswedan

News | Senin, 16 November 2020 | 16:41 WIB

Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana Dicopot, Tak Becus Tangani Prokes COVID-19

Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana Dicopot, Tak Becus Tangani Prokes COVID-19

Jakarta | Senin, 16 November 2020 | 16:34 WIB

Terkini

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:39 WIB

Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen

Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:37 WIB

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:35 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal

Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:16 WIB

WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu

WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:13 WIB

Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua

Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:00 WIB

10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional

10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:58 WIB

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:39 WIB

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:25 WIB

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:19 WIB