Soal Bubarkan FPI, PKB: Pangdam Lihat Potensi Gangguan untuk Negara

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 18:43 WIB
Soal Bubarkan FPI, PKB: Pangdam Lihat Potensi Gangguan untuk Negara
Prajurit TNI menurunkan spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Anggota Komisi I Fraksi PKB Abdul Kadir Karding mengatakan pernyataan Panglima Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman terkait FPI tidak muncul secara spontan.

Karding memandang, pernyataan Dudung itu terucap dengan berdasarkan analisis dan pemikiran yang sebelumnya telah TNI lakukan terkait kegiatan dan isu perihal Rizieq dan FPI.

"Dari hasil analisis itu saya menduga keras bahwa Pangdam melihat ada potensi yang riskan bagi negara khusus stabilitas dan pertahanan negara kita," ujar Karding kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

"Karena kegiatan-kegiatan tersebut pertama kegiatan yang melanggar protokol kesehatan, yang kedua dalam konten-konten ceramah atau orasi mengandung provokasi, ujaran kebencian, ancaman, kemudian juga menyinggung institusi-institusi kaya Polri dan Tentara," Karding menambahkan.

Karding berujar apa yang menjadi pernyataan Pangdam Jaya merupakan pesan kepada Rizieq dan kelompok FPI bahwa sebagai warganegara atau sebagai ormas jangan seenaknya. Apalagi sampai mengancam stabilitas negara membenturkan antarkelompok.

"Sehingga pesan itu diharapkan betul-betul efektif bagi munculnya atau berulangnya kegiatan seperti yang dilakukan FPI dan Habib Rizieq untuk tidak terulang," ujar Karding.

Sementara itu terkait pembubaran FPI seperti yang diucapkan Dudung, Karding memandang hal tersebut perlu dikaji mendalam. Apakah kemudian ada kegiatan FPi yang dianggap melanggar tentang pendirian ormas dan aturan lain yang terkait atau tidak. Sehingga keputusannya harus melalui pengadilan.

"Tetapi sekali lagi Pangdam melakukan itu suatu pesan bahwa mereka tidak menerima tindakan-tindakan dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya berpotensi berbahaya bagi pertahanan nasional kita," ujar Karding.

Perintahkan Copot Baliho Rizieq

Akhirnya terjawab siapa orang-orang berbaju loreng yang menertibkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab. Mereka dari kesatuan TNI. Panglima Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah mengonfirmasi.

Pernyataan Pangdam Jaya setelah apel kesiagaan pasukan bencana di Jakarta, Jumat (20/11/2020), terbilang mengejutkan. Dia menegaskan kalau dibutuhkan, pemerintah bisa membubarkan Front Pembela Islam pimpinan Habib Rizieq.

"Kalau perlu, FPI bubarkan saja. Kok mereka yang atur. Suka atur-atur sendiri," kata Pangdam Jaya.

Pangdam Jaya mengatakan penertiban spanduk dan baliho yang dinilai bermuatan provokatif merupakan perintahnya.

"Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan dinaikkan lagi. Jadi, siapa pun di Republik ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar," kata Dudung.

Dudung menyatakan petugas Kodam Jaya akan membersihkan baliho provokatif dan akan menindak tegas oknum yang terlibat mengajak revolusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Poster Bergambar Rizieq Diinjak-Dibakar, GNPF Ancam Lakukan Upaya Hukum

Poster Bergambar Rizieq Diinjak-Dibakar, GNPF Ancam Lakukan Upaya Hukum

Sumut | Jum'at, 20 November 2020 | 18:35 WIB

Kapolda Metro: Saya Dukung Langkah Pangdam Jaya Copot Baliho Rizieq

Kapolda Metro: Saya Dukung Langkah Pangdam Jaya Copot Baliho Rizieq

News | Jum'at, 20 November 2020 | 18:33 WIB

Profil Dudung Abdurachman, Pangdam Jaya Ancam Bubarkan FPI

Profil Dudung Abdurachman, Pangdam Jaya Ancam Bubarkan FPI

Jakarta | Jum'at, 20 November 2020 | 18:28 WIB

DPR Terbelah Respons Gertakan Pangdam Jaya ke FPI: Ada yang Serang dan Bela

DPR Terbelah Respons Gertakan Pangdam Jaya ke FPI: Ada yang Serang dan Bela

News | Jum'at, 20 November 2020 | 18:18 WIB

Terkini

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:57 WIB

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:41 WIB

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB