Jokowi Ingatkan Satgas Soal Langkah Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 23 November 2020 | 11:33 WIB
Jokowi Ingatkan Satgas Soal Langkah Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan
Tangkap layar video Presdien Jokowi saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor. (ist)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Komite Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi serta para gubernur untuk tetap waspada. Kata Jokowi, strategi keseimbangan rem dan gas harus diatur agak tak menimbulkan resiko dan memunculkan gelombang kedua kasus Covid-19.

"Jadi strategi yang sejak awal kita sampaikan rem dan gas itu betul-betul diatur betul, jangan sampai kendor dan juga memunculkan, risiko memunculkan gelombang yang kedua ini yang bisa membuat kita setback mundur lagi," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas mendengarkan Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Karena itu, Jokowi meminta langkah-langkah tegas pencegahan dan intervensi terhadap kegiatan yang melanggar protokol kesehatan. Ia berharap langkah pencegahan dilakukan sedini mungkin.

"Karena itu langkah-langkah pencegahan dan intervensi terhadap potensi-potensi kegiatan yang melanggar protokol harus dilakukan dengan ketegasan. Lakukan tindakan pencegahan sedini mungkin," ucap dia.

Tak hanya itu, Jokowi mengaku sudah melihat hasil dari strategi mengatur keseimbangan rem dan gas baik pengendalian Covid-19 maupun ekonomi.

"Karena apa, strategi mengatur keseimbangan rem dan gas ini saya melihat hasilnya mulai kelihatan, terutama dalam pengendalian baik Covid maupun ekonomi," tutur Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga memaparkan perkembangan kasus Covid-19 per 22 November 2020 di Indonesia.

Kata Jokowi, rata-rata kasus aktif di Indonesia lebih baik dibanding dunia.

Rata-rata kasus aktif Covid-19 yakni 12,7 persen dan dunia 28,41 persen.

"Rata-rata kasus aktif 12,78 persen angka ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yaitu sebesar 28,41 persen ini sudah baik," ucapnya.

Kemudian, rata-rata kesembuhan di Indonesia trendnya juga membaik dibanding rata-rata dunia dan harus terus diperbaiki.

"Sekarang sudah mencapai 84,03 persen, ini juga lebih baik dari angka kesembuhan dunia yang mencapai 69,20 persen, ini agar terus kita perbaiki," tutur Jokowi.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut pertumbuhan ekonomu di Kuartal ke III membaik dibanding kuartal kedua. Ia berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal ke IV menjadi lebih baik dari kuartal ke III.

"Sudah saya sampaikan minggu yang lalu trend di kuartal kedua dari minus 5,32 membaik di kuartal ketiga minus di 34,9 ini juga harus terus perbaiki, agar di kuartal keempat menjadi lebih baik dari kuartal yang ketiga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minggu 22 November, Pekanbaru Catatkan 69 Pasien Positif Covid-19

Minggu 22 November, Pekanbaru Catatkan 69 Pasien Positif Covid-19

Riau | Senin, 23 November 2020 | 11:23 WIB

Tagih soal Laporan Vaksinasi, Jokowi: Kapan Vaksin Covid Sampai di Tangan?

Tagih soal Laporan Vaksinasi, Jokowi: Kapan Vaksin Covid Sampai di Tangan?

News | Senin, 23 November 2020 | 11:22 WIB

Bersiap Pulih dari COVID-19, Britania Raya Inisiasi Revolusi Industri Hijau

Bersiap Pulih dari COVID-19, Britania Raya Inisiasi Revolusi Industri Hijau

Otomotif | Senin, 23 November 2020 | 11:05 WIB

Masih Dikabarkan Sakit, Rizieq Shihab Bakal Tes Swab Covid 19 Mandiri

Masih Dikabarkan Sakit, Rizieq Shihab Bakal Tes Swab Covid 19 Mandiri

Sumsel | Senin, 23 November 2020 | 10:59 WIB

Tak Mau Pilkada Diganggu Corona, Jokowi Kasih PR ke Mendagri hingga Kapolri

Tak Mau Pilkada Diganggu Corona, Jokowi Kasih PR ke Mendagri hingga Kapolri

News | Senin, 23 November 2020 | 10:59 WIB

Helmy Rachmayani, Anggota Bawaslu Batam Positif Corona

Helmy Rachmayani, Anggota Bawaslu Batam Positif Corona

Batam | Senin, 23 November 2020 | 10:39 WIB

Jokowi: Strategi Keseimbangan Soal Covid-19 dan Ekonomi Mulai Kelihatan

Jokowi: Strategi Keseimbangan Soal Covid-19 dan Ekonomi Mulai Kelihatan

News | Senin, 23 November 2020 | 10:38 WIB

Terkini

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:58 WIB

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:57 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:49 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB

Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni

Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:38 WIB

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:37 WIB

Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah

Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:24 WIB

Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen

Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:24 WIB