alexametrics

Luhut Bicara 15 Menit, Amerika Bersedia Bantu Vaksin

Siswanto
Luhut Bicara 15 Menit, Amerika Bersedia Bantu Vaksin
Luhut Binsar Pandjaitan bersama Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Muhammad Lutfi menemui Presiden Amerika Serikat Donald Trump di White House Washington DC. (Dokumentasi)

Salah satu perusahaan vaksin AS, Pfizer, juga disebutnya akan bekerja sama dalam pengadaan vaksin dengan Bio Farma.

Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Amerika Serikat  bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin COVID-19.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Luhut dengan Wakil Presiden AS Mike Pence di sela kunjungan kerja ke Amerika Serikat pekan lalu.

"Dengan Wakil Presiden Pence, saya berbicara hampir lebih 15 menit. Kami bicara akhirnya menyangkut masalah vaksin. Dan Amerika bersedia membantu vaksin," kata Luhut ketika memberikan sambutan penutup dalam acara CEONetworking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Luhut menuturkan pada Senin (23/11) malam tadi pihaknya juga telah menindaklanjuti rencana tersebut melalui konferensi video bersama Wakil Menteri BUMN Budi Gunawan Sadikin serta BPOM.

Baca Juga: Menteri Luhut: Pfizer dan Bio Farma Kerja Sama Bikin Vaksin Covid-19

Salah satu perusahaan vaksin AS, Pfizer, juga disebutnya akan bekerja sama dalam pengadaan vaksin dengan Bio Farma.

"Tadi malam kami sudah follow up, kami sudah vidcall (video call) dengan Under Secretary of Health-nya, dan dengan Wakil Menteri Budi Gunadi, juga BPOM. Pfizer juga, untuk membuat kerja sama dengan Bio Farma kita," kata Luhut.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerjanya ke AS, pekan lalu, selain bertemu dengan Presiden Donald Trump, Luhut juga diterima oleh Mike Pence.

Pence menawarkan kerja sama produksi vaksin bersama antara perusahaan Amerika Serikat dan Indonesia. [Antara]

Baca Juga: Pulang dari AS, Luhut: Partai Demokrat Joe Biden Kagumi Jokowi

Komentar