10 Tahun Kepemimpinan Tri Rismaharini, Pendidikan Gratis Terus Dikembangkan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 18:30 WIB
10 Tahun Kepemimpinan Tri Rismaharini, Pendidikan Gratis Terus Dikembangkan
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah, sebelum pandemi Covid-19. (Dok : Pemkot Surabaya)

Suara.com - Tangan dingin Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mampu berubah citra pendidikan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Berbagai terobosan dan inovasinya dalam bidang pendidikan sudah bisa dirasakan oleh anak-anak Surabaya.

Selama 10 tahun memimpin Surabaya, Risma selalu konsisten menyediakan aksesibilitas pendidikan yang mudah dan murah, termasuk mengembangkan pendidikan gratis hingga pemerataan mutu pendidikan.

Kini pendidikan di Kota Pahlawan bukan lagi soal biaya yang sering kali membebani para orang tua, tapi bergeser pada anak-anaknya mau bersekolah atau tidak, mau menempuh pendidikan atau tidak. Sebab terkait biaya, sudah banyak difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui program pendidikan gratis.

Bahkan, di masa Risma, pendidikan gratis itu terus dikembangkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo memastikan, sejak awal kepemimpinan Risma, ia sudah berkomitmen untuk meneruskan dan mengembangkan pendidikan gratis. Dulu, pendidikan gratis itu mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Setelah SMA/SMK pindah kewenangannya ke pemerintah provinsi, akhirnya kini pendidikan gratis yang dikelola Pemkot hanya SD dan SMP.

“Makanya dalam rangka peningkatan akses pendidikan ini, Pemkot Surabaya di masa Bu Risma selalu mengalokasikan anggaran dalam APBD di atas 20 persen, ini komitmen alokasi anggaran kami,” kata Supomo, di ruang kerjanya, Senin (23/11/2020).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah. (Dok : Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah. (Dok : Pemkot Surabaya)

Di samping pendidikan gratis, di masa Risma juga terus memperbanyak beasiswa bagi warga kurang mampu dan terdaftar sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya. Sejak 2010-2020, sebanyak 3.732 anak sudah mendapatkan beasiswa ini, baik untuk kuliah di perguruan tinggi maupun berbagai pelatihan khusus, seperti sekolah pilot, Diklat Aircraf Strukture-ATKP dan berbagai diklat lainnya.

Pada tahun 2010-2017, total 791 anak yang mendapatkan beasiswa, dan pada saat itu kewenangannya masih ada di Dinas Sosial. Kemudian pada tahun 2018-2020, kewenangannya dipindah ke Dinas Pendidikan dan sudah memberikan 2.508 beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi.

"Kemudian bu wali juga memberikan beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an, pada tahun 2018 memberikan beasiswa kepada 34 anak dan 2019 diberikan kepada 399 anak yang hafal Qur’an. Total mulai tahun 2010-2020, sebanyak 3.732 anak yang sudah menerima beasiswa dari pemkot,” tegas mantan Kepala Dinas Sosial ini.

Selain itu, sejak awal kepemimpinannya, Risma juga fokus mendorong pemerataan mutu pendidikan di semua wilayah Surabaya, hingga lahirlah waktu itu sekolah kawasan. Saat nasional ramai menerapkan zonasi, di Surabaya sudah menerapkan sekolah kawasan sejak beberapa tahun silam.

Konsep zonasi dan sekolah kawasan ini sebenarnya tidak jauh berbeda, karena memang pemerintah pusat banyak mengadopsi dari sekolah kawasan yang ada di Surabaya.

Nah, untuk mendukung konsep sekolah kawasan dan mendorong pemerataan mutu pendidikan, sejak awal Risma banyak melakukan pembangunan sekolah, baik pembangunan sekolah baru maupun rehabilitasi gedung sekolah. Mulai tahun 2010-2020, Pemkot sudah membangun 4 SD baru dan 20 SMP baru. Rehabilitasi gedung sekolah selama 10 tahun terakhir ini sebanyak 1.679 gedung, baik SD maupun SMP.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah, sebelum pandemi Covid-19. (Dok : Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah, sebelum pandemi Covid-19. (Dok : Pemkot Surabaya)

“Ini visioner sekali. Pembangunan sekolah baru supaya lebih dekat dengan warga, sehingga tidak ada biaya transportasi dan mengurangi beban lalu lintas. Sedangkan sekolah yang direhabilitasi hingga menjadi sekolah bertingkat, juga sangat visioner, supaya anak-anak lebih kuat fisiknya dan mempunyai ruang publik yang luas sehingga mereka bisa berekspresi. Makanya jangan heran kalau baru masuk Surabaya sudah menemui sekolah bagus dan bertingkat. Bahkan sekarang sudah tidak ada lagi sekolah pinggiran dan tengah kota, semuanya sama-sama berkembang,” ujarnya.

Terobosan yang visioner lainnya adalah merger sekolah dalam rangka efisiensi. Selama 10 tahun terakhir ini, sebanyak 372 sekolah yang di-merger. Ini menjadi langkah solutif untuk efisiensi, sehingga kebutuhan anggarannya bisa lebih hemat dan kebutuhan gurunya juga bisa tercukupi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pilwali, Wali Kota Risma Usulkan Mutasi Pejabat ke Mendagri?

Jelang Pilwali, Wali Kota Risma Usulkan Mutasi Pejabat ke Mendagri?

Jatim | Kamis, 19 November 2020 | 19:02 WIB

Tri Rismaharini Hadirkan Program Kesejahteraan, agar Masyarakat Hidup Layak

Tri Rismaharini Hadirkan Program Kesejahteraan, agar Masyarakat Hidup Layak

News | Rabu, 18 November 2020 | 10:23 WIB

Bonek Ancam Pemkot Surabaya: "Pemkot Kasasi, Piala Dunia Silakan Pergi"

Bonek Ancam Pemkot Surabaya: "Pemkot Kasasi, Piala Dunia Silakan Pergi"

Jatim | Rabu, 18 November 2020 | 08:05 WIB

Pengadilan Tinggi Jatim Putuskan Lapangan Karanggayam Hak Persebaya

Pengadilan Tinggi Jatim Putuskan Lapangan Karanggayam Hak Persebaya

Jatim | Rabu, 18 November 2020 | 07:05 WIB

Posko Baru Machfud-Mujiaman Mepet Rumah Dinasnya Risma

Posko Baru Machfud-Mujiaman Mepet Rumah Dinasnya Risma

Jatim | Selasa, 17 November 2020 | 15:26 WIB

Soal Banteng Ketaton dan Seno, Whisnu Sakti: Kita Selesaikan Setelah Perang

Soal Banteng Ketaton dan Seno, Whisnu Sakti: Kita Selesaikan Setelah Perang

Jatim | Senin, 16 November 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:30 WIB