alexametrics

10 Tahun Kepemimpinan Tri Rismaharini, Pendidikan Gratis Terus Dikembangkan

Fabiola Febrinastri
10 Tahun Kepemimpinan Tri Rismaharini, Pendidikan Gratis Terus Dikembangkan
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah, sebelum pandemi Covid-19. (Dok : Pemkot Surabaya)

Di masa Risma, pendidikan gratis itu terus dikembangkan.

Suara.com - Tangan dingin Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mampu berubah citra pendidikan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Berbagai terobosan dan inovasinya dalam bidang pendidikan sudah bisa dirasakan oleh anak-anak Surabaya.

Selama 10 tahun memimpin Surabaya, Risma selalu konsisten menyediakan aksesibilitas pendidikan yang mudah dan murah, termasuk mengembangkan pendidikan gratis hingga pemerataan mutu pendidikan.

Kini pendidikan di Kota Pahlawan bukan lagi soal biaya yang sering kali membebani para orang tua, tapi bergeser pada anak-anaknya mau bersekolah atau tidak, mau menempuh pendidikan atau tidak. Sebab terkait biaya, sudah banyak difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui program pendidikan gratis.

Bahkan, di masa Risma, pendidikan gratis itu terus dikembangkan.

Baca Juga: Risma Punguti Sampah Saat Aksi Tolak Omnibus Law, Netizen: Pencitraan!

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo memastikan, sejak awal kepemimpinan Risma, ia sudah berkomitmen untuk meneruskan dan mengembangkan pendidikan gratis. Dulu, pendidikan gratis itu mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Setelah SMA/SMK pindah kewenangannya ke pemerintah provinsi, akhirnya kini pendidikan gratis yang dikelola Pemkot hanya SD dan SMP.

“Makanya dalam rangka peningkatan akses pendidikan ini, Pemkot Surabaya di masa Bu Risma selalu mengalokasikan anggaran dalam APBD di atas 20 persen, ini komitmen alokasi anggaran kami,” kata Supomo, di ruang kerjanya, Senin (23/11/2020).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah. (Dok : Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara di sekolah. (Dok : Pemkot Surabaya)

Di samping pendidikan gratis, di masa Risma juga terus memperbanyak beasiswa bagi warga kurang mampu dan terdaftar sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya. Sejak 2010-2020, sebanyak 3.732 anak sudah mendapatkan beasiswa ini, baik untuk kuliah di perguruan tinggi maupun berbagai pelatihan khusus, seperti sekolah pilot, Diklat Aircraf Strukture-ATKP dan berbagai diklat lainnya.

Pada tahun 2010-2017, total 791 anak yang mendapatkan beasiswa, dan pada saat itu kewenangannya masih ada di Dinas Sosial. Kemudian pada tahun 2018-2020, kewenangannya dipindah ke Dinas Pendidikan dan sudah memberikan 2.508 beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi.

Baca Juga: Risma: Tolong Jaga Kota Kami, Jangan Merusak

"Kemudian bu wali juga memberikan beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an, pada tahun 2018 memberikan beasiswa kepada 34 anak dan 2019 diberikan kepada 399 anak yang hafal Qur’an. Total mulai tahun 2010-2020, sebanyak 3.732 anak yang sudah menerima beasiswa dari pemkot,” tegas mantan Kepala Dinas Sosial ini.

Komentar