Meghan Markle: Saya Jatuh ke Lantai Bersamanya di Pelukan Saya

Siswanto, BBC

Kamis, 26 November 2020 | 15:17 WIB
Meghan Markle: Saya Jatuh ke Lantai Bersamanya di Pelukan Saya
BBC

Suara.com - Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, mengungkapkan ia mengalami keguguran pada bulan Juli dan merasakan "kesedihan yang hampir tak tertahankan".

Ungkapan itu disampaikan Meghan yang bergelar Duchess of Sussex dalam tulisannya untuk New York Times.

"Saya [langsung] tahu, selagi saya memeluk anak pertama dengan erat, saya kehilangan anak kedua," ungkapnya.

Ia lantas menceritakan bagaimana ia melihat "kepedihan Pangeran Harry, ketika suaminya itu mencoba mengobati hatinya yang sudah hancur berkeping keping".

Meghan,39, mengatakan bahwa "kehilangan dan kepedihan telah menimpa kita semua pada tahun 2020".

Ia membagikan pengalamannya dengan seruan agar warga dalam perayaan nasional Thanksgiving di Amerika Serikat "membuat komitmen untuk menanyakan kepada sesama warga apakah mereka baik-baik saja?'"

Keguguran masalah umum

Sebuah sumber yang dekat dengan Duchess of Sussex mengukuhkan kepada BBC bahwa ia dalam kondisi sehat saat ini.

Pasangan tersebut memerlukan waktu untuk mencerna peristiwa yang terjadi pada bulan Juli, dan memahami bahwa keguguran adalah masalah umum sehingga mereka ingin berbicara terbuka mengenai hal itu, tambah sumber tersebut.

Juru bicara Istana Buckingham mengatakan: "Ini persoalan sangat pribadi sehingga kami tidak akan memberikan komentar."

baca juga

Duchess of Sussex dan suaminya Pangeran Harry dengan gelar Duke of Sussex, pindah ke California, Amerika Serikat, untuk menghindari sorotan media, setelah mengundurkan diri sebagai anggota kerajaan senior pada Januari tahun ini.

Anak pertama mereka, Archie, lahir pada tanggal 6 Mei 2019.

Duchess of Sussex mengawali tulisannya dengan gambaran adanya "kram tiba-tiba" yang dialaminya ketika ia tengah mengurus Archie.

"Saya jatuh ke lantai bersamanya di pelukan saya, menyenandungkan lagu nina-bobo untuk menenangkan kami berdua, nada gembira itu kontras dengan perasaan saya bahwa ada sesuatu yang tidak beres," ungkapnya.

"Beberapa jam kemudian, saya terbaring di tempat tidur rumah sakit, memegang tangan suami saya. Saya merasakan keringat dingin di telapak tangannya, dan saya mencium ruas jari-jarinya, basah dari air mata kami berdua.

"Sambil menatap dinding putih yang dingin, mata saya berkaca-kaca. Saya berusaha mereka-reka bagaimana kami akan melalui ini."

Ditambahkan, "Kehilangan anak adalah memikul kesedihan yang hampir tidak tertahankan, yang dialami oleh banyak orang tetapi tidak banyak dibicarakan.

"Dalam kepedihan akibat kehilangan kami, suami dan saya menemukan bahwa di antara 100 perempuan, terdapat 10 hingga 20 di antara mereka yang mengalami keguguran.

"Namun di balik masalah umum tentang betapa sering kepedihan yang mengejutkan ini terjadi, pembicaraan tentang hal ini tetap dianggap tabu, diselimuti perasaan malu, dan melanggengkan siklus berduka dalam kesendirian.

"Sebagian orang berani berbagi cerita; mereka telah membuka pintu, sadar jika seseorang mengungkapkan kebenaran, itu akan memberikan dorongan bagi kita semua untuk melakukan hal yang sama."

Meghan juga menyebut sebuah wawancara televisi ketika ia ditanya oleh sang wartawannya apakah ia baik-baik saja, dalam lawatan ke Afrika Selatan tahun lalu.

Meghan mengatakan ia disodori pertanyaan itu pada saat ia "berusaha tegar di depan umum".

"Saya jawab pertanyaan itu sejujurnya, tanpa menyadari bahwa apa yang saya katakan juga dirasakan begitu banyak orang - ibu-ibu muda dan ibu-ibu yang sudah berumur, dan siapa pun yang secara diam-diam menderita dengan cara masing-masing," katanya.

Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, tercatat sebagai anggota kedua Kerajaan Inggris yang berbicara terbuka tentang pengalaman keguguran.

Yang pertama adalah cucu Ratu Elizabeth, Zara Tindall. Pada tahun 2018, ia mengungkapkan pernah dua kali mengalami keguguran sebelum melahirkan anak kedua.

Keguguran Meghan terjadi ketika ia mengajukan gugatan hukum kepada surat kabar Mail on Sunday terkait penerbitan surat yang ia tulis kepada ayahnya. Bulan lalu, pengadilan mengabulkan permohonan penundaan sidang kasus privasi ini hingga menjelang akhir tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×