Nadiem Curhat Banyak Pihak Tak Mau Ubah Sistem Pendidikan Menuju Lebih Baik

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 27 November 2020 | 18:02 WIB
Nadiem Curhat Banyak Pihak Tak Mau Ubah Sistem Pendidikan Menuju Lebih Baik
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mencurahkan isi hatinya yang gusar karena banyak pihak yang tidak ingin melakukan perubahan besar untuk pendidikan Indonesia. Padahal kualitasnya masih jauh tertinggal.

Nadiem mengatakan untuk mencapai perubahan besar khususnya dalam mengejar skor Programme for International Student Assessment (Pisa) Indonesia yang masih tertinggal, sebagai Mendikbud dirinya harus berani mengambil keputusan beresiko.

"Jadi ini lucu, seolah-olah pendidikan itu adalah satu sektor yang kita enggak boleh mengambil risiko, tapi kita sudah melihat hasil skor PISA, seberapa kita ketinggalan dari seluruh dunia," kata Nadiem instagram live, Jumat (27/11/2020).

Menurutnya setiap keputusan pasti memiliki resiko, namun jika tak pernah dicoba maka sistem pendidikan akan terus jalan di tempat, resiko itu pun bisa diatasi jika cara penanganannya benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Kalau kita diam di tempat sekarang, kita celaka. Kalau kita tidak mengambil resiko, kalau kita tidak mencoba hal-hal yang baru, inovasi dan memperbolehkan kepala sekolah dan guru-guru kita melakukan percobaan, eksperimental dan terus melakukan proses interaksi, kita akan menggagalkan generasi mendatang," jelasnya.

Nadiem menyebut banyak pihak sudah bicara mengenai revolusi industri 4.0 yang mewajibkan generasi muda untuk adaptif, kreatif, dan inovatif, sementara dunia pendidikan Indonesia tetap jalan di tempat karena tak mau ambil resiko untuk berubah.

"Tapi giliran kita mau coba hal-hal baru di dunia pendidikan, eh dibilang jangan pertaruhkan sistem pendidikan kita, ini adalah filsafat yang salah, mohon maaf nih saya sedikit emosional mengenai hal ini," katanya.

"Bagaimana kita bisa mengharap anak kita inovatif dan kreatif kalau sekolah kita tidak inovatif dan kreatif serta diperbolehkan mengambil resiko, jelaskan ke saya bagaimana caranya? sorry agak curhat tuh," ucap Nadiem menegaskan.

Diketahui, dalam beberapa kebijakannya Nadiem memutuskan untuk mengubah sistem pendidikan seperti kebijakan penghapusan Ujian Nasional.

baca juga

Kemendikbud juga tengah menyelenggarakan berbagai program penggerak seperti Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, dan Organisasi Penggerak.

Semua program dilakukan melalui serangkaian pelatihan kepada tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sekolah penggerak adalah sekolah yang dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain, menjadi panutan, tempat pelatihan dan juga inspirasi bagi kepala sekolah dan guru-guru lainnya.

Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid.

Sementara Organisasi penggerak adalah kumpulan organisasi kemasyarakatan bidang pendidikan yang terpilih untuk mendapatkan dana hibah dari Kemendikbud untuk menyelenggarakan program rintisan peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah pada bidang literasi dan numerasi serta karakter selama dua tahun ajaran mulai dari 2020 hingga 2022 pada jenjang PAUD hingga SMP termasuk sekolah-sekolah luar biasa (SLB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem Emosi, Pendidikan Indonesia Tertinggal karena Tak Boleh Ambil Risiko

Nadiem Emosi, Pendidikan Indonesia Tertinggal karena Tak Boleh Ambil Risiko

News | Jum'at, 27 November 2020 | 17:01 WIB

Waduh, Mendikbud Nadiem Makarim Akui Pernah Jadi Korban Perundungan Guru

Waduh, Mendikbud Nadiem Makarim Akui Pernah Jadi Korban Perundungan Guru

Jakarta | Jum'at, 27 November 2020 | 16:28 WIB

Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak

Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 16:16 WIB

Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru

Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru

Lifestyle | Jum'at, 27 November 2020 | 15:06 WIB

Terkini

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:59 WIB

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:54 WIB

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:44 WIB

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:43 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:41 WIB

×