Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 27 November 2020 | 16:16 WIB
Menteri Nadiem Makarim Khawatir PJJ Sebabkan Dampak Psikososial Pada Anak
Mendikbud Nadiem Makarim . (ANTARA/Indriani)

Suara.com - Pemerintah Indonesia telah memberikan lampu hijau untuk memberlakukan sekolah tatap muka mulai semester genap Tahun Ajaran 2020/2021 pada Januari 2021 mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung sejak Maret telah berdampak terlalu besar terhadap kesenjangan pendidikan di Nusantara.  

Menteri Nadiem juga khawatir dengan aktivitas PJJ yang semakin lama dapat memiliki dampak semakin besar terhadap psikososial anak.

"Karena lost of learning-nya terlalu besar. Psikososial anak-anak kita yang sangat sulit lakukan PJJ. Itu dampak psikososialnya sangat luar biasa besar dan bisa permanen," kata Menteri Nadiem dalam siaran langsung Instagtam bersama aktris Maudy Ayunda, Jumat (27/11/2020).

Tantangan seperti tingkat stres, merasa terisolasi, dan perasaan kesepian karena tidak bertemu temen -- menurut Menteri Nadiem, sangat berdampak kepada anak-anak jika PJJ terus diperpanjang.

Baginya, tingkat emosional anak juga sama penting dengan kemampuan kognitif.  "Kedua itu gak akan bisa dipisahkan," ujarnya.

Saat ini pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

SKB itu mengatur tentang sekolah tatap muka mulai Januari 2021 dan telah ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri. 

Meski begitu, Menteri Nadiem menjelaskan bahwa hak membuka sekolah akan diberikan kepada masing-masing kepala daerah, kepala sekolah, juga komite sekolah atau perwakilan orangtua murid.

"Bahkan kalau komite sekolah udah bilang boleh tapi ada satu orangtua bilang gak nyaman (anak) pergi ke sekolah, itu diperbolehkan, gak bisa dipaksa. Jadi semua ujungnya ke orangtua," ujar Menteri Nadiem. 

Sehingga yang terjadi sekolah akan menjalankan hybrid model atau dua cara dengan belajar tatap muka juga tetap ada PJJ.

Diakui Menteri Nadiem, metode itu akan sulit dilakukan. Namun tetap perlu dijalankan karena sekolah tatap muka yang direncanakan bukan berarti anak kembali belajar dalam kondisi normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

"Ini banyak misspersepsi. Jadi harus ada dua rotasi minimal. Karena hanya boleh 18 anak per kelas, biasanya 36 boleh. Jadi itu aturannya. Ini adalah protokol ketat kalau kita mau memperbolehkan, gak boleh mudah tatap muka. Ada sanitasi, harus pakai masker, harus 50 persen kapasitas. Gak boleh ada kantin, gak ada ekskul," paparnya.

Di sisi lain, Menteri Nadiem kembali menegaskan bahwa anak membutuhkan sekolah tatap muka agar kembali terjalin interaksi secara langsung antara guru dan antar-murid. 

"Kita sudah menyadari, kita gak bisa terus menerus menunggu dan mengorbankan satu generasi karena dampaknya bisa permanen. Ini akan berikan kesempatan bagi anak-anak yang benar-benar sulit lakukan PJJ untuk kembali ke sekolah. Paling tidak kalau pun gak punya internet bisa datang tiga kali semingu ke sekolah, belajar dengan gurunya lalu dia pulang. Paling tidak, dapat interaksi langsung lagi dan bertemu teman-temannya," tutup Menteri Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru

Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru

Lifestyle | Jum'at, 27 November 2020 | 15:06 WIB

Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun

Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun

News | Jum'at, 27 November 2020 | 13:59 WIB

Zenius untuk Guru, Membantu Peran Guru di Masa PJJ

Zenius untuk Guru, Membantu Peran Guru di Masa PJJ

Lifestyle | Kamis, 26 November 2020 | 14:38 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB