1.500 Peserta Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani Bakal Dirapid Test

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 28 November 2020 | 09:48 WIB
1.500 Peserta Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani Bakal Dirapid Test
Ilustrasi Rapid Test. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan bakal melakukan rapid test terhadap tamu undangan haul akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani. Rapid test dilakukan hingga H-1 atau sebelum acara, Minggu (29/11/2020).

Acara haul akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani digelar di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Mencegah adanya kerumunan massa membludak, kegiatan keagamaan tahunan itu akhirnya disepakati dihadiri oleh santri hingga warga lingkungan Ponpes yang memiliki undangan.

Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP), Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Sentosa menyatakan, rapid test dilakukan para tamu undangan, dari santri dan orang yang memiliki identitas undangan.

"Kapasitas dibatasi hingga 1.500 tamu, dan mereka akan dilakukan rapid test hingga H-1," ujarnya kepada awak media, ditulis Sabtu (28/11/2020).

Bambang melanjutkan, panitia pelaksana kegiatan haul akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani juga sudah menyiapkan id card khusus bagi ribuan para tamu undangan.

Hal itu dilakukan demi mencegah tamu yang bukan undangan menghadiri acara haul tersebut.

"Makanya kita juga ada penyekatan. Tidak akan diizinkan seseorang untuk masuk ke kawasan setempat kalau tidak ada undangan atau id card," tegasnya.

"100 petugas SatpolPP Kabupaten dikerahkan, kemudian ditambah TNI-Polri," sebutnya.

Yang jelas, Bambang menyebutkan, saat hari H pelaksaan acara wajib mengedepankan protokol kesehatan (prokes) bagi semuanya.

"Semua tamu undangan harus memakai masker, kemudian nanti ada cek suhu dan tentu mereka menjaga jarak," tandasnya.

Diberitahukan sebelumnya, kegiatan haul akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, pada Minggu (29/11/2020), batal dibuka untuk umum.

Sebagai gantinya acara tahunan keagamaan itu disiarkan secara daring hingga lewat televisi swasta.

Hal tersebut sudah diumumkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui sebaran spanduk.

Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuasa Hukum Sebut Djoko Tjandra Tak Minta Dibuatkan Surat Bebas Covid

Kuasa Hukum Sebut Djoko Tjandra Tak Minta Dibuatkan Surat Bebas Covid

News | Jum'at, 27 November 2020 | 19:46 WIB

Dua Ditemukan, 1 Lagi Tetangga Rizieq yang Reaktif Corona Masih Berkeliaran

Dua Ditemukan, 1 Lagi Tetangga Rizieq yang Reaktif Corona Masih Berkeliaran

Banten | Jum'at, 27 November 2020 | 16:00 WIB

Kabur Pas Tes Swab, 2 Tetangga Rizieq Reaktif Corona Akhirnya Ditemukan

Kabur Pas Tes Swab, 2 Tetangga Rizieq Reaktif Corona Akhirnya Ditemukan

News | Jum'at, 27 November 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB