alexametrics

Usai Tangkap Edhy, Andi Arief Minta KPK ke Medan Selidiki Mantu Jokowi

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Usai Tangkap Edhy, Andi Arief Minta KPK ke Medan Selidiki Mantu Jokowi
Menantu Jokowi, Bobby Nasution memberikan keterangan kelahiran anak keduanya. [Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

Andi menyarankan para penyidik KPK mengikuti gerak-gerik para pejabat negara hingga jajaran menteri kabinet kerja Presiden Jokowi yang datang ke Medan menemui Bobby Nasution

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengusulkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kota Medan.

Ia meminta KPK menyelidiki mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution yang ikut berlaga di Pilkada Kota Medan.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Andi melalui akun Twitter miliknya @andiarief_.

Ia menyampaikan permintaan tersebut usai KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo atas dugaan korupsi perizinan ekspor benih lobster (benur).

Baca Juga: Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Terjaring OTT KPK, Statusnya Diumumkan Besok

"Saya menyarankan KPK ke Kota Medan. Tolong pertimbangkan saran saya, " kata Andi seperti dikutip Suara.com, Sabtu (28/11/2020).

Andi menyarankan para penyidik KPK mengikuti gerak-gerik para pejabat negara hingga jajaran menteri kabinet kerja Presiden Jokowi.

Mereka datang ke Medan untuk menemui mantu Jokowi yang ikut dalam kontestasi Pilkada Kota Medan.

"Mengikuti gerak para pejabat negara termasuk para menteri dari Jakarta yang mengunjungi paslon mantu presiden, " tutur Andi.

Andi Arief minta KPK ke Medan selidiki menteri datangi mantu Jokowi (Twitter/andiarief_)
Andi Arief minta KPK ke Medan selidiki menteri datangi mantu Jokowi (Twitter/andiarief_)

Bobby Nasution sendiri berpasangan dengan Aulia Rahman di Pilkada Kota Medan 2020.

Baca Juga: Ramai Spanduk Ajakan Memilih Kotak Kosong di Gowa, Ini Kata Pengamat

Keduanya didukung oleh delapan partai, yakni PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, PAN, Hanura, PSI, PPP, dan Gerindra.

Komentar