Melonjak Tajam, Tower 4 Wisma Atlet Jadi Tempat Rawat Pasien Gejala Ringan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 30 November 2020 | 16:36 WIB
Melonjak Tajam, Tower 4 Wisma Atlet Jadi Tempat Rawat Pasien Gejala Ringan
Petugas melintas di depan tower tujuh RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - Pemerintah mengalihfungsikan Tower 4 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang semula tempat isolasi orang tanpa gejala menjadi tempat perawatan pasien dengan gejala COVID-19.

Kepala Sekretariat RSD Covid-19 Wisma Atlet Kolonel Laut (K) dr RM Tjahja Nurrobi menjelaskan pengalihfungsian Tower 4 dilakukan karena terjadi lonjakan pasien positif bergejala belakangan ini.

"Sejak kira-kira satu minggu yang lalu, kita melihat bahwa adanya tren untuk penambahan jumlah kasus kurvanya semakin curam. Untuk itu kemarin kira-kira 3 hari yang lalu, salah satu Tower yang biasanya dipakai untuk isolasi Mandiri yaitu Tower 4 dialihfunsikan sebagai Tower perawatan," kata Nurrobi dalam jumpa pers dari BNPB, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Dengan demikian, tower khusus pasien bergejala ditempatkan di tiga tower yakni Tower 4, 6, dan 7, sementara OTG hanya ditempatkan di Tower 5.

"Isolasi Mandiri (Tower 5) saat ini kurang lebih sudah mencapai 80 persen, sedangkan yang tower 4, 6, dan 7 ini sudah mencapai 50 sekian persen," jelasnya.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa kondisi ini masih terkendali, angka kesembuhan dari pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet juga tinggi.

"Kesembuhan sangat baik, Kalau kita melihat baik itu di Indonesia atau DKI. Di wisma atlet juga kesembuhan rata-rata hampir 90 persen," ucapnya.

Untuk mengantisipasi kebanjiran pasien, pengelola RSD Wisma Atlet telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membuka beberapa hotel agar dijadikan tempat isolasi mandiri bagi OTG COVID-19.

Diketahui, dalam data per Senin (30/11/2020), RSD Wisma Atlet merawat 3.446 orang positif corona; 1.150 OTG dan 2.296 bergejala ringan.

baca juga

Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 44.887 orang.

Kemudian sebanyak 41.718 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 41.126 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 484 orang, dan meninggal delapan orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Afrika, Malaria Lebih Banyak Sebabkan Kematian daripada Covid-19

Di Afrika, Malaria Lebih Banyak Sebabkan Kematian daripada Covid-19

Health | Senin, 30 November 2020 | 16:29 WIB

Pemerintah: Perlawanan Terhadap Covid-19 Masih Terus Berlanjut hingga 2021

Pemerintah: Perlawanan Terhadap Covid-19 Masih Terus Berlanjut hingga 2021

Health | Senin, 30 November 2020 | 16:23 WIB

Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok

Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok

News | Senin, 30 November 2020 | 16:28 WIB

Studi: Corona Bisa Dikontrol Jika 70 Persen Populasi Konsisten Pakai Masker

Studi: Corona Bisa Dikontrol Jika 70 Persen Populasi Konsisten Pakai Masker

Health | Senin, 30 November 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×