Anies dan Riza Positif Covid-19, Satgas Sebut Bukti Pandemi Itu Nyata

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 17:37 WIB
Anies dan Riza Positif Covid-19, Satgas Sebut Bukti Pandemi Itu Nyata
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria (kanan) memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin (6/4). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menilai kabar positif corona yang menginfeksi Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Ahmad Riza Patria membuktikan ke masyarakat bahwa pandemi Covid-19 itu nyata.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan hal tersebut harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Satgas berharap diagnosa positif covid-19 pada pimpinan daerah dapat menyadarkan masyarakat bahwa covid-19 berpotensi menular kepada siapapun, tanpa memandang status maupun latar belakang bahkan apapun pekerjaannya," kata Wiku dalam jumpa pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

"Satgas turut prihatin dengan terkonfirmasi positif covid-19 yang dialami Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta," sambungnya.

Wiku memastikan, meski kedua pimpinan Ibu Kota itu tengah melakukan isolasi mandiri, tidak akan mengganggu koordinasi antara Satgas pusat dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Kebijakan pencegahan covid-19 di ibu kota tetap akan berjalan dan fokus kepada implementasi strategi 3M dan 3T," tegasnya.

Satgas juga akan terus meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment) di Jakarta sebab penularan masih tinggi.

"Angka kasus positif di DKI Jakarta terus naik dalam seminggu terakhir, maka testing dan tracing sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penularan," pungkasnya.

Diketahui, dalam satu pekan terakhir telah terjadi dua kali rekor penambahan kasus positif Covid harian yakni pada 27 November sebanyak 5.828, dan pada 29 November sebanyak 6.267 orang.

Secara nasional, pandemi Covid-19 sudah menginfeksi 543.975 orang Indonesia, 454.879 orang sudah sembuh, dan 17.081 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Optimis Bisa Kendalikan Pandemi Virus Corona

Jokowi Optimis Bisa Kendalikan Pandemi Virus Corona

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 17:23 WIB

Relawan India Mengaku Alami Efek Samping Serius dari Vaksin AstraZeneca

Relawan India Mengaku Alami Efek Samping Serius dari Vaksin AstraZeneca

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 17:12 WIB

Gubernur dan Wagub DKI Umumkan Diri Positif Corona, Ini Respon Istana

Gubernur dan Wagub DKI Umumkan Diri Positif Corona, Ini Respon Istana

Sumsel | Selasa, 01 Desember 2020 | 16:56 WIB

Istana Yakin Anies dan Riza Masih Bisa Pegang Jakarta Meski Terpapar Corona

Istana Yakin Anies dan Riza Masih Bisa Pegang Jakarta Meski Terpapar Corona

Jakarta | Selasa, 01 Desember 2020 | 16:49 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB