Nadiem Sebut Bahasa Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Terlalu Rumit

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 02 Desember 2020 | 10:17 WIB
Nadiem Sebut Bahasa Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Terlalu Rumit
Mendikbud Nadiem Makarim saat mengunjungi SMA 4 Kota Sukabumi. [Dok. Kemendikbud]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bahwa bahasa yang digunakan dalam sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 terlalu rumit.

Nadiem menyebut bahasa medis yang masih asing di telinga itu membuat masih banyak masyarakat yang belum paham. Kondisi ini disebutnya berbahaya dalam penanganan pandemi.

"Pencegahan penyebaran Covid-19 masih perlu ditingkatkan. Bahasa yang (saat ini digunakan) terlalu tinggi atau rumit. Tantangan komunikasi dan sosialisasi publik ini harus cepat diatasi," kata Nadiem dalam sebuah webinar, Selasa (1/12/2020).

Selain bahasa medis yang asing dan rumit, masalah bahasa Indonesia yang tak semua orang Indonesia fasih pun sering membuat masyarakat bingung.

Maka dari itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud menerjemahkan protokol kesehatan Covid-19 ke dalam 77 bahasa daerah.

"Bahasa daerah sebagai bahasa ibu adalah sarana yang dapat mendekatkan pesan secara lebih emosional kepada penuturnya. Harapan saya dengan diterjemahkan ke dalam bahasa Ibu, para penutur bahasa dapat merasa lebih dekat dan lebih memahami pedoman tersebut," jelasnya.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo akan segera menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan 77 terjemahan bahasa daerah ini saat sosialisasi pencegahan corona.

"Jangan kehabisan ide, lakukan langkah mitigasi dalam rangka mencegah. selama pandemi ini masih ada di muka bumi, dan di dunia terpapar covid, maka tidak ada tempat yang betul-betul aman di permukaan bumi, apalagi tanah air kita," ucap Doni.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COVID-19 di Vietnam dan Malaysia Naik Lagi, Banyak Kasus Transmisi Lokal

COVID-19 di Vietnam dan Malaysia Naik Lagi, Banyak Kasus Transmisi Lokal

Batam | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:09 WIB

Update Covid-19 Global: Transmisi Lokal di Vietnam dan Malaysia

Update Covid-19 Global: Transmisi Lokal di Vietnam dan Malaysia

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:57 WIB

Jadi Kenangan, Kadinsos Jogja Beri Ambulans Jenazah Covid-19 Sebelum Wafat

Jadi Kenangan, Kadinsos Jogja Beri Ambulans Jenazah Covid-19 Sebelum Wafat

Jogja | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:15 WIB

Gawat! Zona Merah Covid-19 Bertambah Dua Kali Lipat, yang Hijau Menipis

Gawat! Zona Merah Covid-19 Bertambah Dua Kali Lipat, yang Hijau Menipis

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:44 WIB

Hampir Jadi, CDC Ungkap Siapa yang Akan Pertama Kali Dapat Vaksin Covid-19?

Hampir Jadi, CDC Ungkap Siapa yang Akan Pertama Kali Dapat Vaksin Covid-19?

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:26 WIB

Satu Lagi Anggota DPRD Banten Terpapar Covid-19, dari Fraksi Ini

Satu Lagi Anggota DPRD Banten Terpapar Covid-19, dari Fraksi Ini

Banten | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:12 WIB

Temuan Terbaru, Kemungkinan Virus Corona Sudah Ada di AS Sejak Tahun Lalu

Temuan Terbaru, Kemungkinan Virus Corona Sudah Ada di AS Sejak Tahun Lalu

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 08:47 WIB

Terkini

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×